BREAKING NEWS
 

TBIG Wisuda 33 Pembatik Muda, Siapkan Mereka Jadi Wirausaha Mandiri

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 4 November 2026 16:21 WIB
Foto: TBIG.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 33 pembatik muda, termasuk 11 remaja difabel, menyelesaikan pelatihan membatik di Rumah Batik PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Tak berhenti pada keterampilan membatik, para lulusan juga mendapat kesempatan mengikuti program inkubasi kewirausahaan untuk mengembangkan kemampuan mereka menjadi peluang usaha mandiri.

Wisuda yang berlangsung pada 22 Oktober 2026 tersebut diikuti 33 peserta, terdiri atas 22 siswa reguler dan 11 remaja difabel.

Program ini menjadi bagian dari komitmen TBIG dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelestarian budaya batik sekaligus pengembangan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan berbagai keterampilan, mulai dari desain batik, proses pencantingan, pewarnaan, hingga penyempurnaan produk.

Baca juga : Universitas Trisakti Gelar Wisuda Semester Genap, Total Alumni Jadi 169.588 Orang

Mereka juga mempelajari teknik batik tulis dan cap, desain digital, penggunaan pewarna alami, serta pengelolaan limbah pewarna.

Khusus bagi peserta difabel, program ini turut membuka ruang untuk mengembangkan kreativitas melalui pembuatan karya batik dan produk upcycle yang memiliki nilai guna.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para lulusan berkesempatan melanjutkan pembelajaran melalui program inkubasi kewirausahaan.

Program ini dirancang agar peserta tidak hanya terampil menghasilkan produk, tetapi juga memiliki kesiapan untuk mengembangkan usaha.

Adsense

Dalam program tersebut, peserta mendapatkan pendampingan terkait pengembangan produk, perencanaan produksi, manajemen usaha, pemasaran, hingga distribusi.

Baca juga : UNAS Gelar Wisuda Periode II 2025/2026, Perkuat Demokrasi, Inovasi & Ketahanan Bangsa

Dukungan juga diberikan melalui Koperasi Jasa Bangun Bersama (KBB) yang menyediakan akses permodalan tanpa bunga untuk mendukung tiga siklus produksi.

Hasil produksi peserta selanjutnya diserap oleh koperasi melalui mekanisme bagi hasil sesuai skema yang diterapkan.

Skema tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengatasi tantangan awal dalam membangun usaha sekaligus membuka akses pasar bagi produk yang dihasilkan.

Chief Business Support Officer TBIG, Lie Si An mengatakan, Rumah Batik TBIG dirancang sebagai ruang pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi dan kemandirian ekonomi.

“Bagi kami, proses pembelajaran tidak berhenti ketika peserta mampu membuat batik. Kami ingin keterampilan yang mereka peroleh menjadi bekal untuk berkarya, membangun kepercayaan diri, dan membuka peluang ekonomi. Melalui pendampingan, dukungan permodalan, serta akses pasar, kami berharap para lulusan dapat terus berkembang sesuai potensi masing-masing dan memiliki kesempatan untuk menjadi pelaku usaha yang mandiri,” ujar Lie Si An.

Baca juga : Wisuda ke-4 UNPERBA, Bamsoet: Kampus Harus Cetak Pencipta Lapangan Kerja

Hadir sejak 2014, Rumah Batik TBIG menghubungkan upaya pelestarian budaya batik dengan pengembangan keterampilan dan kewirausahaan masyarakat.

Hingga 2025, program ini telah melatih sekitar 1.200 calon pembatik. Dari jumlah tersebut, sekitar 300 alumni telah menjadi pembatik aktif. Melalui kesinambungan program pelatihan dan inkubasi usaha,

TBIG berharap, Rumah Batik dapat terus membuka akses pembelajaran yang inklusif sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi generasi muda, termasuk penyandang disabilitas.

Dengan demikian, para peserta tidak hanya memiliki keterampilan membatik, tetapi juga kesempatan untuk berkarya, membangun kemandirian, dan berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan budaya batik Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense