RM.id Rakyat Merdeka - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan penyandang disabilitas, mendapat kesempatan meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memperluas pasar melalui program KolaborAKSI: UMKM Naik Kelas, Semua Berdaya.
Program yang digagas Indonesia Financial Group (IFG) bersama Berdaya Bareng tersebut tidak hanya memberikan pelatihan bisnis, tetapi juga pendampingan serta kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan usaha sesuai kebutuhan masing-masing.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan IFG Denny S. Adji mengatakan, program KolaborAKSI merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM, termasuk penyandang disabilitas, dalam meningkatkan daya saing usaha.
“Pembelajaran pemasaran digital membantu peserta mengomunikasikan keunggulan produk, membangun kepercayaan pelanggan, dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Baca juga : 769 UMKM Raup Omzet Rp2,94 Miliar Selama MotoGP Mandalika 2026
Menurut Denny, upaya tersebut juga sejalan dengan Asta Cita ke-3 dalam mendorong kewirausahaan serta memperkuat peran IFG sebagai agen pembangunan nasional.
Sementara itu, Co-Founder Berdaya Bareng Fany Efrita mengatakan, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui pelatihan. Pelaku usaha juga membutuhkan ruang untuk menunjukkan kemampuan serta memperoleh akses terhadap peluang pasar secara setara.
Melalui KolaborAKSI, pihaknya ingin memastikan perempuan dan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi bisnis.
“Kami berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus bertumbuh dan membangun usaha yang berkelanjutan,” kata Fany.
Baca juga : Agrinas Palma Buka Peluang UMKM Pasok Barang dan Jasa Lewat PaDi
Program tersebut telah berjalan sejak 19 Agustus 2026 dengan melibatkan pelaku UMKM dari wilayah penunjang DKI Jakarta. Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan inaugurasi program lanjutan KolaborAKSI pada 5 November 2026 di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah agenda digelar, mulai dari seminar pemasaran digital, mini showcase produk UMKM, hingga final pitching proposal bisnis. Rangkaian kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga berkesempatan memperkenalkan produk dan membangun jejaring pemasaran.
Salah satu materi yang diberikan melalui seminar bertajuk “Dari Produk Jadi Konten: Cara UMKM Menarik Pelanggan Lewat Media Sosial”. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memanfaatkan informasi produk, proses produksi, hingga pengalaman pelanggan sebagai bahan konten pemasaran untuk membangun kepercayaan dan menarik calon pembeli.
Melalui studi kasus dan praktik langsung, peserta juga belajar membuat konten promosi dengan memanfaatkan produk serta sumber daya yang dimiliki. Kegiatan ini turut melibatkan IFG Disability Community yang menaungi karyawan penyandang disabilitas di lingkungan IFG.
Baca juga : PHM Perkuat Pemberdayaan Masyarakat, Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas
Selain itu, peserta mendapat kesempatan mempresentasikan rencana pengembangan bisnis melalui final pitching proposal. Sebelumnya, sebanyak 13 pelaku UMKM telah mengikuti praktik pitching pada September 2026, yang terdiri atas 11 usaha makanan dan minuman, satu usaha kriya, serta satu usaha jasa.
Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 12 peserta terpilih untuk mengikuti tahap final pitching. Selanjutnya, tujuh peserta akan memperoleh bantuan modal usaha dalam bentuk barang yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bisnis.
Kolaborasi IFG dan Berdaya Bareng diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kemandirian usaha.
Dengan demikian, pengembangan UMKM tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mendorong terciptanya kesempatan ekonomi yang lebih inklusif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.