Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Wamenkeu ke Penerima Beasiswa LPDP: Saya Tunggu Kontribusi Anda
- Pakar Hukum: Bantahan Ferry Boboho Jadi Tantangan Berat bagi JPU
- ACFFEST 2026, KPK Ajak Masyarakat Melawan Korupsi Lewat Film
- Korlantas Polri: Informasi Pembuatan SIM Gratis 2026 Hoax!
- BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Rp921,6 M kepada 507 Ribu Penerima
Agrinas Palma Buka Peluang UMKM Pasok Barang dan Jasa Lewat PaDi
Rabu, 4 November 2026 19:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) membuka peluang pelaku usaha berskala mikro kecil dan menengah (UMKM) memasok barang dan jasa melalui integrasi sistem pengadaan perusahaan dengan Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM). Integrasi ini mempermudah transaksi sekaligus memperluas akses usaha lokal ke rantai pasok perusahaan.
Integrasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan Agrinas Palma dan Telkom Indonesia dalam kegiatan Business Matching Road to PaDi Business Forum & Showcase 2026 di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Kepala Pengadaan Agrinas Palma Ferdinandus Baskoro H.S.W. dan Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa menandatangani kesepakatan tersebut.
Penandatanganan disaksikan Direktur Human Resources dan General Affairs Agrinas Palma Erry Herman, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Ricardo Irwan Rei, serta CEO PaDi UMKM Jimmy Karisma Ramadhan.
Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting mengatakan, integrasi tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk masuk ke dalam kebutuhan pengadaan perusahaan.
“Kebutuhan belanja barang dan jasa Agrinas Palma ke depan cukup besar. Ini membuka peluang bagi UMKM hingga penyedia usaha lokal berskala lebih besar untuk menjadi pemasok perusahaan,” kata Loto dalam siaran pers, Rabu (4/11/2026).
Baca juga : PHM Perkuat Pemberdayaan Masyarakat, Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas
Dia menilai besarnya kebutuhan pengadaan Agrinas Palma dapat menjadi potensi pasar bagi pelaku usaha. Akses terhadap rantai pasok perusahaan diharapkan memberi kesempatan bagi UMKM memperluas usaha melalui transaksi yang lebih terstruktur.
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Wahyu Setiawan juga mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk masuk ke rantai pasok BUMN,” ujar Wahyu.
Dia menjelaskan, kemitraan antara UMKM dan BUMN dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. UMKM memperoleh kesempatan berkembang, sementara perusahaan mendapatkan pemasok yang dapat memenuhi kebutuhan operasional.
“Melalui kemitraan yang saling menguntungkan, UMKM memiliki ruang untuk berkembang, sementara BUMN memperoleh pemasok yang andal,” lanjutnya.
Integrasi Sistem Pengadaan
Direktur Human Resources dan General Affairs Agrinas Palma Erry Herman menjelaskan, integrasi Integrated Procurement System (IPS) dengan PaDi UMKM dirancang untuk menyederhanakan proses pengadaan.
Baca juga : Maman Pastikan Warteg Hingga Tukang Pijat Tidak Dikejar Pajak
Sistem tersebut menggunakan teknologi Open Application Programming Interface (Open API), sehingga transaksi melalui PaDi UMKM dapat tercatat secara otomatis dalam IPS tanpa perlu memasukkan data berulang.
Integrasi mencakup proses pemesanan, pengiriman dan penerimaan barang, hingga pembayaran. Keterhubungan data tersebut membantu perusahaan mengelola transaksi pengadaan secara lebih terintegrasi.
“Melalui integrasi IPS dengan PaDi UMKM, kami ingin memastikan kebutuhan operasional perusahaan dipenuhi secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Erry.
Dia menambahkan, sistem tersebut juga membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha untuk terlibat dalam pemenuhan kebutuhan perusahaan.
“Sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk tumbuh bersama Agrinas Palma,” imbuhnya.
PaDi UMKM merupakan platform pengadaan yang menghubungkan pelaku UMKM dengan BUMN maupun sektor swasta. Platform tersebut diinisiasi Kementerian BUMN dan dikembangkan Telkom Indonesia untuk memperluas akses pasar UMKM.
Baca juga : Kabar Baik! Usaha Mikro Bisa Gabung Kadin Tanpa Bayar Iuran
Hingga September 2026, transaksi Agrinas Palma melalui PaDi UMKM tercatat mencapai Rp 5,59 miliar dengan 353 purchase order (PO).
Agrinas Palma membuka peluang pemasok dari berbagai wilayah Indonesia, mulai Sumatra hingga Papua. Perusahaan mengarahkan kebutuhan pengadaan agar dapat melibatkan UMKM dan penyedia usaha lokal di sekitar wilayah operasional.
Pengadaan dilakukan secara terbuka dan kompetitif dengan mempertimbangkan kualitas barang, harga yang wajar, ketepatan waktu, serta integritas pemasok.
Perusahaan juga menempatkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai bagian dari proses pengadaan.
Melalui sistem yang terintegrasi, Agrinas Palma berupaya memastikan kebutuhan operasional perusahaan terpenuhi sekaligus memberikan akses usaha yang lebih luas kepada pelaku ekonomi lokal.
Agrinas Palma menjalankan peran dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan pengembangan industri hilir. Perusahaan turut mendukung agenda kemandirian energi nasional melalui pengembangan bioenergi, termasuk program biodiesel B50 dan E20.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya