RM.id Rakyat Merdeka - Anak perusahaan PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP, makin agresif melakukan pengeboran sumur sebagai upaya meningkatkan produksi untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Kali ini, Pertamina EP tajak sumur LBK INF-2 yang dikelola PT Pertamina Asset 2 di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Prabumulih Field Manager (FM), Ndirga Andri Sisworo, menjelaskan kegiatan tersebut sudah mulai berjalan mulai Selasa (7/7) lalu.
Mengingat kondisi pandemi Covid-19, maka pengeboran dilaksanakan dengan prosedur yang ketat dalam implementasi protokol kesehatan.
Baca juga : Ketum PSSI Bersyukur Hari Pertama TC Timnas U-16 Berjalan Lancar
"Proses ini rencananya akan dilakukan hingga kedalaman akhir sumur 1.718 meter," katanya.
Pihaknya menargetkan produksi minyak hingga 250 barel per hari (barrel oil per day/BOPD) dan gas 0,5 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD).
Tim teknis perusahaan melaksanakan pemboran dari lapisan Talang Akar secara directional drilling dengan perkiraan total 49 hari kerja.
Setelah pengeboran selesai dan sukses, nantinya pengelolaan sumur akan dilanjutkan oleh Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field.
Baca juga : Komisaris Pertamina Patra Niaga Dipastikan Tidak Rangkap Jabatan
Sementara itu, sebagai bentuk rasa syukur atas pengeboran tersebut, Pertamina EP Asset 2 memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, termasuk bantuan 200 sembako dan lainnya.
Bantuan itu sebagai bentuk kepedulian dan juga perhatian kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
"Dengan pemboran ini diharapkan dapat menambah produksi minyak sebesar 250 BOPD dan 0,5 MMSCF bagi perusahaan. Dan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Kami mohon didoakan dan dukungan semua stakeholder, termasuk Pemerintah Kecamatan dan masyarakat Lembak agar pengeboran ini berjalan lancar dan aman,” harapnya.
Pertamina EP Asset 2 merupakan wilayah kerja Pertamina EP dengan wilayah kerja di Sumatera Selatan yang terdiri dari Field Prabumulih, Field Pendopo, Field Limau, dan Field Adera.
Baca juga : Strategi Produksi Komoditas Hortikultura Di Masa Perubahan Iklim
Hingga Juni 2020, produksi minyak sebesar 17.468 BOPD, dan gas sebesar 315,1 MSCFD.
Sekcam Lembak, Didi Haryanto mengungkapkan, adanya pemboran sumur ini adalah hal yang positif bagi wilayah Lembak.
“Pemkab bisa mendapatkan PAD, dan bermanfaat bagi masyarakat Lembak khususnya,” terangnya.
Ia juga meminta warga untuk mendukung proses pemboran tersebut agar berjalan lancar dan menghasilkan. “Dan, berdampak bagi masyarakat Lembak,” tukasnya. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.