BREAKING NEWS
 

Pemerintah Kebut Pembentukan Holding

WIKA Dan HIN Duet Kelola Hotel BUMN

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Kamis, 15 April 2021 05:46 WIB
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau HIN Iswandi Said. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus kebut pembentukan holding hotel BUMN. Salah satu strategi bisnisnya, melakukan rebranding nama hotel.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau HIN Iswandi Said, mengung­kapkan, pembentukan holding hotel BUMN akan dilakukan menjadi dua bagian. Yakni, hold­ing ownership yang dikoman­doi PT Wijaya Karya (WIKA) Realty. Untuk tahap ownership dipatok rampung tahun ini.

Kedua, holding operatorship oleh HIN. Menurutnya, PT HIG (Hotel Indonesia Group), anak usaha HIN, yang akan bertindak sebagai opera­tor holding hotel BUMN.

Baca juga : Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Selasa Besok

“HIN lewat HIG yang akan mengelola. Tahun 2025 diharap­kan seluruh hotel BUMN di bawah satu atap pengelolaan­nya, dengan target 100 hotel yang dikelola,” jelas Iswandi kepada Rakyat Merdeka.

Ia menjelaskan, untuk holding hotel ownership, penggabungan kepemilikan dari hotel BUMN kepada WIKA Realty dalam ben­tuk saham. Total ownership-nya mencakup 22 hotel. Ke-22 hotel itu terdiri dari 11 milik HIN, 9 hotel milik PT Pegadaian (Per­sero), 1 hotel milik anak usaha Garuda yaitu Aero Wisata, dan 1 hotel milik PT Patra Jasa.

“Kami menghitung 11 hotel HIN itu bernilai Rp 2 triliun, tapi tidak semua aset HIN untuk holding hotel,” jelasnya.

Baca juga : Pemuda Pewaris Kepemimpinan Nasional, Jangan Abai Realita Sosial

Iswandi bilang, untuk penyatuan operator, tanggal 25 Maret lalu sudah launching. Pihaknya saat ini akan melakukan rebranding hotel untuk bintang 3, 4 dan 5. Nama akan diganti dengan nama-nama pulau Indo­nesia secara bertahap.

Dia menilai, selama ini opera­torship sulit berkembang karena kepemilikan terpecah. Adanya penggabungan ini, semakin memudahkan pengelolaan hotel, sehingga bisa mendorong kuali­tas hotel-hotel pelat merah agar bisa bersaing dengan swasta.

“Tentu kita sangat berharap ini bisa meningkatkan efisiensi dan kualitas hotel. Khusus di HIN, performance kami selama 5 tahun terakhir terus mengalami peningkatan,” tegasnya.

Baca juga : Lantik Pejabat, Sesmenpora Ingatkan Soal Pentingmya Tata Kelola Kelembagaan

Ia menyampaikan, pembentu­kan holding ini sebagai bagian dari rencana pemerintah dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Ta­hun) 2020-2024. Yang salah satu agendanya, meningkatkan kualitas sektor perhotelan.

“Kami menargetkan HIN bertransformasi menjadi pelaku usaha di industri pelayanan atau industri hospitality. Jangkauan akan lebih luas lagi karena kami akan ikut pula dalam holding pariwisata,” sebutnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense