Dark/Light Mode

Pemerintah Mau Ubah Lapangan Golf Kemayoran Jadi Hutan Kota, PDIP Oke

Minggu, 21 Maret 2021 16:32 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Istimewa)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - DPP PDIP mendukung rencana pemerintah menjadikan lapangan golf di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi hutan kota. PDIP memandang, hal itu penting agar lapangan golf yang tadinya hanya bisa diakses orang-orang berduit menjadi bisa dinikmati warga.

"Sehingga masyarakat DKI Jakarta akan memiliki ruang pertemuan di dalam sebuah ruang publik," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ketika melakukan penanaman pohon di Waduk Rawa Lindung, Jakarta Selatan, Minggu (21/3), seperti dikutip Antara.

Hasto mendapat informasi rencana itu dari Mensesneg Pratikno. Pihaknya mendukung gerakan pemerintah yang membangun ruang dengan atmosfer serta oksigen yang bersih bagi warga masyarakat.

Berita Terkait : BKKBN Usulkan Konsep Baru Untuk Percepat Atasi Stunting

Apabila hutan kota itu ditanami tanaman berkualitas sekaligus menghasilkan pangan, lanjut dia, hasilnya bisa dinikmati warga. 

Dalam kesempatan yang sama, Hasto juga mengajak agar gerakan membersihkan lingkungan harus menjadi sikap hidup. Apalagi saat ini langit di Jakarta membiru karena pemakaian kendaraan bermotor berkurang seiring penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Maka, bila ditambah dengan gerakan penghijauan serta menjaga lingkungan, langit bersih akan semakin nyata," imbuhnya.

Berita Terkait : Prabowo Serahkan Pesawat CN235-220 Buatan PTDI Ke AU Senegal

Untuk mendukung lingkungan bersih, PDIP kembali melakukan gerakan penghijauan dengan menanam pohon yang dilaksanakan di Waduk Rawa Lindung, Jakarta Selatan. Di waduk seluas satu hektare itu, kegiatan penanaman pohon juga dihadiri Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Menteri Kelautan dan Perikanan ( KKP) Sakti Wahyu Trenggono, dan sejumlah Ketua DPP PDIP seperti Eriko Sotarduga, Mindo Sianipar, Sri Rahayu, dan I Made Urip.

Di sisi lain, kata Hasto, pilihan kebijakan membangun hutan kota di Lapangan Golf Kemayoran, atau penghijauan di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta yang sedang dilaksanakan PDIP, mengandung semangat nasionalisme. Ia bercerita, GBK dibangun dengan konsep pemahaman nasionalisme serta patriotisme. Sebagai bentuk protes penolakan terhadap Olimpiade 1962 di Israel, GBK dibangun dengan konsep menggelorakan Games of The New Emerging Forces (Ganefo).

Dengan demikian, lanjut dia, GBK menjadi pusat untuk membangun nasionalisme serta patriotisme, dan menjadi lokasi para atlet digembleng. Bukan sebagai pusat bisnis yang disewakan kepada investor untuk membangun gedung beton.

Berita Terkait : Perpustakaan Bakal Gelar Rakornas, Gaungkan Integrasi Penguatan Budaya Literasi

"Jadi itu untuk membangun ruang publik. Kalau ada ruang publik, warga sejahtera di mana ada ruang warga berdialog," pungkas Hasto. [USU]