BREAKING NEWS
 

Ketimbang PLTS Atap

Pakar Energi : Fokus Saja Ke PLTS Ganti Pembangkit Diesel Di Daerah

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 17 Agustus 2021 21:02 WIB
Ilustrasi PLTS Atap. (Ist)

 Sebelumnya 
Menurut kalkulasi Laboratorium Sistem Tenaga Listrik Institut Teknologi Bandung (ITB), jika tarif PLTS Atap tetap 100 persen atau Rp 1.444,3 per KWh dan diikuti penambahan kapasitas 1 GW tiap tahun.

Hingga 2030 akan ada kenaikan Biaya Pokok Produksi (BPP) Rp11,3 per KWh atau Rp 42,5 triliun selama sembilan tahun.

Baca juga : Pembangunan PLTS Atap Mau Digeber, Perhatikan 4 Hal Ini

Pakar energi dan guru besar Institut Teknologi 10 November Surabaya Mukhtasor menilai, PLTS Atap cuma laku di kota besar, khususnya Jakarta.

Padahal kata dia, yang pas itu pengembangan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) untuk menggantikan pembangkit diesel yang kebanyakan dibangun/dipasang di daerah.

Baca juga : Fokus Piala Sudirman, Thomas Dan Uber...

"Sebaiknya fokus saja ke PLTS bukan ke PLTS Atap. Itu (PLTS Atap) hanya menguntungkan orang kaya,” katanya. [FAZ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense