BREAKING NEWS
 

Penuhi Kebutuhan Susu Dalam Negeri

FrieslandCampina dan Frisian Flag Indonesia Resmikan Pabrik Terbaru

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Kamis, 4 Juli 2024 05:12 WIB
Foto Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian Republik Indonesia diwakili oleh Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika meresmikan pabrik susu terbaru Frisian Flag Indonesia (FFI) di Cikarang, Jawa Barat, baru-baru ini. Pabrik susu ini memiliki luas 25,4 hektar atau setara dengan 35 lapangan sepakbola. Pabrik susu baru ini akan memproduksi 400.000 kilogram susu segar setiap hari untuk menghasilkan 700 juta kilogram produk susu setiap tahunnya.

Dengan pabrik baru ini memiliki potensi untuk memproduksi hingga 1 miliar kilogram produk susu setiap tahunnya. Investasi sebesar €257 juta (Rp3,8 triliun) untuk pabrik baru ini merupakan investasi terbesar perusahaan induk FrieslandCampina di seluruh dunia.

Diresmikannya pabrik susu baru Frisian Flag di Cikarang ini merupakan wujud komitmen FrieslandCampina dalam berinvestasi di Indonesia. CEO Royal FrieslandCampina N.V. Jan Derck van Karnebeek dalam keterangan tertulisnya pada media mengatakan Pabrik susu baru FrieslandCampina di Cikarang adalah dedikasi kami untuk berinvestasi di sektor susu di Indonesia. Sebagai investasi produksi global terbesar kami hingga saat ini, fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat penghubung untuk Asia Tenggara.

Baca juga : Membangun Manusia Indonesia dengan Program Makanan Bergizi

"Pabrik ini merupakan perwujudan dari komitmen kami untuk menghadirkan produk susu berkualitas tinggi dan bergizi bagi generasi masa kini dan masa depan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, yang didukung oleh teknologi modern yang seimbang dengan kelestarian lingkungan. Frisian Flag Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses terhadap produk susu yang terjangkau dan bergizi, serta mendukung kesejahteraan di beberapa wilayah Asia Tenggara." Ujarnya.

Adsense

Pabrik susu baru di Cikarang dibangun selaras dengan rencana iklim FrieslandCampina, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 63% dari tahun 2015 hingga 2030 melalui pengurangan konsumsi energi dan penggunaan sumber daya terbarukan dan Inovasi-inovasi tersebut antara lain boiler biomassa untuk pembangkit listrik tenaga uap, fasilitas daur ulang air limbah untuk pengelolaan air, dan sistem atap panel surya. Pabrik Cikarang menargetkan untuk mengurangi emisi CO2/gas rumah kaca sebesar 45 persen, menghemat konsumsi listrik sebesar 22 persen dan konsumsi air sebesar 25 persen. Inisiatif ramah lingkungan lainnya adalah penggunaan lebih dari 55.000 palet ramah lingkungan yang diimplementasikan di Pusat Distribusi Utama dan Gudang Bahan Baku di pabrik baru ini.

Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia, Berend van Wel, mengatakan "Peresmian pabrik di Cikarang ini menandai momen penting bagi FrieslandCampina dan FFI, yang memungkinkan kami untuk memainkan peran yang lebih besar dalam mendukung kemajuan Indonesia. Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan dan inovasi, kami berdedikasi untuk memproduksi produk susu yang bergizi bagi keluarga Indonesia sambil meminimalkan jejak ekologi kami sebanyak mungkin, berkontribusi positif bagi masyarakat dan planet ini."

Baca juga : PLN EPI Raih Penghargaan Indonesia Regulatory Compliance Awards 2024

Salah satu dari inisiatif ini adalah program pemberdayaan peternak FrieslandCampina, yang mendukung para peternak sapi perah lokal untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas mereka melalui pengetahuan dan keahlian FrieslandCampina selama lebih dari 150 tahun di bidang peternakan sapi perah. Fasilitas baru di pabrik Cikarang ini akan meningkatkan kemampuan FFI dalam menyerap pasokan susu segar nasional dari lebih dari 30.000 peternak sapi perah rakyat di seluruh Pulau Jawa.

Berend van Wel, menambahkan akan terus mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah agar FFI dapat meningkatkan kontribusi kami untuk membangun masyarakat yang lebih kuat di Indonesia. Dalam sepuluh tahun terakhir, kami telah menunjukkan upaya kolaboratif dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, para ahli gizi, organisasi dan akademisi melalui 'Program Susu Sekolah'.

"Dengan Peluncuran investasi terbesar sekaligus Peresmian Program Kolaborasi kami - proyek percontohan Program Makanan Bergizi, sebagai dukungan terhadap agenda Pemerintah terpilih mendatang dalam menyediakan nutrisi yang berkualitas bagi anak-anak dan ibu. Bekerja sama dengan Indonesia Food Security Review (IFSR), program ini diharapkan dapat menjangkau 10 sekolah di Cikarang yang memberikan manfaat bagi lebih dari 2 ribu siswa setiap harinya hingga Desember 2024." Tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense