RM.id Rakyat Merdeka - Green SM, platform ride-hailing listrik pertama di Asia Tenggara yang dikembangkan oleh Green and Smart Mobility Joint Stock Company (GSM) asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan Green Leadership dalam ajang bergengsi Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2025 yang diselenggarakan di Bangkok.
AREA yang diselenggarakan sejak tahun 2011 oleh Enterprise Asia, merupakan salah satu penghargaan paling dihormati di Asia dalam bidang keberlanjutan perusahaan, inovasi, dan tanggung jawab sosial. Tema AREA 2025, “A Necessary Shift to a Regenerative Economy”, menyoroti pentingnya peran dunia usaha dalam memulihkan ekosistem dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca juga : Mobil Lubricants Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Automotive Awards 2025
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran Green SM dalam membangun ekosistem transportasi berkelanjutan di Vietnam dan mengembangkan model mobilitas hijau ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. "Keberlanjutan di Green SM bukan sekadar strategi, namun menjadi bagian dari keputusan sehari-hari, budaya kerja, hingga cara kami bertumbuh," ujar Director of Training and Culture Development GSM, Phan Thi Hong Dung dalam keterangan tertulis pada media, Jumat (15/8).
“Kami percaya bahwa model yang benar-benar berkelanjutan hanya dapat tercapai ketika setiap individu dalam ekosistem memilih untuk hidup hijau, bekerja secara berkelanjutan, dan melayani masyarakat dengan kepedulian serta tanggung jawab. Setiap perjalanan bersama Green SM tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dan menetapkan standar baru untuk gaya hidup berkelanjutan di masyarakat. Kami bangga perjalanan Green SM menuju ekspansi global mendapat pengakuan di panggung Asia yang bergengsi ini.” jelasnya.
Baca juga : Finnet Sabet Penghargaan Digital di BUMN Awards 2025
Phan Thi Hong Dung, menurutkan, Penghargaan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan besar Green SM bertajuk Go Green Global. Lebih dari sekadar pencapaian perusahaan Vietnam, penghargaan ini mencerminkan potensi besar Vietnam dalam mendorong inovasi, memperluas solusi berdampak, dan menyumbangkan perspektif ekosistem jangka panjang dalam transformasi hijau dunia.
Dalam waktu kurang dari dua tahun, Green SM telah berekspansi dari Vietnam ke Laos, Indonesia, dan Filipina, dengan total lebih dari 300 juta perjalanan yang telah diselesaikan, menempuh jarak 1,7 miliarkilometer tanpa emisi. Estimasi pengurangan emisi CO₂ yang dihasilkan mencapai lebih dari 211.000 ton, setara dengan kapasitas penyerapan karbon tahunan dari sekitar 3.200 hektare hutan.
Baca juga : Program Jam Pasir PHE ONWJ Raih 2 Penghargaan CID Upstream Award 2025
Di Vietnam sendiri, Green SM memimpin pasar taksi listrik dengan pangsa pasar mendekati 40% dan telah bermitra dengan hampir 100 perusahaan transportasi lokal dalam proses elektrifikasi armada mereka. Nama-nama besar seperti G7 Taxi, Mai Linh, Lado Taxi, dan En Vang turut bergabung, dengan 19 perusahaan di antaranya telah sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik. Hal ini menandai perubahan besar mobilitas hijau bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi standar baru transportasi perkotaan modern.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.