Dark/Light Mode

Beri Pengarahan Retreat Kadin, Prabowo Ajak Wujudkan Indonesia Incorporated

Jumat, 8 Agustus 2025 23:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto (tengah depan) memberikan arahan pada Retreat Kadin 2025, di Hambalang. (Foto: Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto (tengah depan) memberikan arahan pada Retreat Kadin 2025, di Hambalang. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan, dan Keamanan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, Kadin Indonesia mendukung penuh ajakan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan konsep Indonesia Incorporated. Indonesia Incoporated merupakan sebuah pendekatan strategis ketika pemerintah dan pelaku usaha bersinergi di bawah satu visi dan satu komando kepemimpinan nasional.

Bamsoet menerangkan, Presiden Prabowo telah memberikan sinyal sangat jelas, ke depan tidak boleh lagi ada ego sektoral antara kementerian dan lembaga. Termasuk antara pemerintah dan dunia usaha.

Baca juga : Retret Kadin 2025: Prabowo Tekankan Disiplin & Wawasan Kebangsaan

"Kita harus satu gerak, satu irama, di bawah komando presiden. Inilah pesan inti Indonesia Incorporated yang ingin diwujudkan Presiden Prabowo,” ujar Bamsoet, usai mengikuti pembekalan Retreat Kadin 2025 oleh Presiden Prabowo, di Hambalang, Bogor, Jumat (8/8/2025).

Hadir antara lain Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, para pengusaha senior seperti Aburizal Bakrie, James Riady, Franky Wijaya, MS Hidayat, Osman Sapta, Syarif Cicip Soetardjo, dan lain-lain. Pengurus Harian Kadin Indonesia serta para Ketua Kadin provinsi se-Indonesia dan asosiasi di bawah Kadin.

Baca juga : Soal Pengibaran Bendera One Piece, Wamenaker: Anak Muda Hanya Ingin Didengar

Bamsoet menjelaskan, konsep Indonesia Incorporated sejatinya bukan hal baru di dunia. Jepang menerapkannya pasca Perang Dunia II dengan strategi keiretsu, yakni kolaborasi erat antara pemerintah, perbankan, dan industri. Korea Selatan juga sukses mengonsolidasikan kekuatan bisnis melalui konglomerasi chaebol yang didukung penuh negara. Kini, Presiden Prabowo ingin Indonesia mengambil langkah serupa, disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan bangsa Indonesia.

"Indonesia Incorporated bukan sekadar jargon politik atau idealisme kosong, melainkan kebutuhan riil bangsa dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan kompetitif. Kadin siap berada di garis depan untuk mengonsolidasikan dunia usaha agar berjalan seiring dengan kebijakan strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, sejahtera, dan bermartabat," kata Bamsoet. 

Baca juga : Penyegaran di Kursi Sekjen, Prabowo Tunjuk Sugiono Gantikan Muzani

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini memaparkan, Indonesia membutuhkan peta jalan nasional berbasis kolaborasi lintas sektor yang konkret, dengan tolok ukur keberhasilan yang terukur. Pemerintah perlu membentuk satuan tugas khusus di bawah Presiden yang mengoordinasikan implementasi Indonesia Incorporated, dengan melibatkan Kadin dan asosiasi dunia usaha sebagai bagian dari pengambilan keputusan strategis.

"Pentingnya pula melakukan penataan ulang birokrasi dan BUMN agar tidak lagi menjadi pemain ganda yang justru mengganggu dinamika pasar. BUMN hanya bermain di sektor-sektor strategis dan tidak bersaing langsung dengan pelaku swasta di sektor yang sudah kompetitif. Peran BUMN harus diubah menjadi katalisator pertumbuhan dan bukan penghambat efisiensi," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.