BREAKING NEWS
 

Bangun Budaya Kerja Progresif, Komitmen LPKR Terhadap Pengembangan Karyawan

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 3 September 2025 11:29 WIB
Karyawan LPKR ikuti pelatihan digital sebagai bagian dari program pengembangan talenta perusahaan. (Foto: LPKR)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), platform real estat dan layanan kesehatan terdepan di Indonesia, menegaskan komitmennya terhadap sumber daya manusia (SDM) sebagai aset paling strategis dalam mendukung keberhasilan bisnis jangka panjang.

Menyadari peran krusial karyawan, LPKR terus menciptakan lingkungan kerja yang sehat, adil, dan mendukung pengembangan potensi individu. Perusahaan memprioritaskan kesejahteraan, keselamatan, serta pertumbuhan profesional setiap karyawan guna memastikan bahwa setiap individu berkembang, tidak hanya sebagai bagian dari organisasi, tetapi juga sebagai pribadi yang unggul.

Baca juga : Komitmen BPDP Dukung Pengembangan UKMK Sawit Indonesia

Dalam upaya membangun organisasi berbasis talenta, LPKR mengadopsi pendekatan pembelajaran berkelanjutan yang dipersonalisasi melalui platform digital. Modul pelatihan dirancang untuk mencakup keterampilan teknis dan non-teknis, dengan materi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing individu menggunakan analisis data yang terus diperbarui.

Adsense

Pelatihan wajib tahunan pun tetap menjadi prioritas. Seluruh karyawan mengikuti pelatihan mengenai kode etik, kebijakan internal, prinsip tata kelola, sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing), hingga perjanjian kerahasiaan (NDA) yang semuanya disampaikan secara praktis melalui sistem pembelajaran digital perusahaan. Di akhir pelatihan, setiap peserta wajib mengonfirmasi pemahaman mereka terhadap seluruh pedoman dan kebijakan perusahaan.

Baca juga : Muhammadiyah Percaya Komitmen Prabowo Terhadap Aspirasi Publik, Pro Rakyat Bawah

Selama tahun 2024, karyawan LPKR mencatatkan total 48.089 jam pelatihan, dengan rata-rata 16 jam per karyawan. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga diarahkan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang mendukung kinerja saat ini dan pertumbuhan karier jangka panjang.

CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady, menyampaikan pentingnya metode pembelajaran aktif. Perusahaan menggabungkan pembelajaran digital dengan pendekatan interaktif seperti lokakarya, diskusi kelompok, hingga simulasi peran. Hal ini memungkinkan karyawan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung menerapkannya dalam konteks bisnis nyata.

Baca juga : Pendaftaran TKA Dibuka, Sarana Kenali Potensi & Pengembangan Akademik Siswa

John melanjutkan bahwa pendekatan tersebut diterapkan dalam berbagai program strategis seperti Leadership Development Program, Project Management Learning Program, Safety Response Program, hingga Continuous Improvement Program, yang semuanya dirancang untuk mendorong budaya inovasi dan efisiensi di seluruh lini bisnis LPKR.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense