BREAKING NEWS
 

ESGAN dan ASPEBINDO Siapkan Strategi ESG untuk Perkuat Industri Energi Nasional

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Senin, 30 Maret 2026 23:56 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - ESG Association of Nusantara (ESGAN) menggelar audiensi strategis bersama Energy Hub dan Indonesian Energy, Minerals, and Coal Suppliers Association (ASPEBINDO) dalam rangka menjajaki kolaborasi penyelenggaraan seminar bertajuk “ESG & Sustainability in an Age of Geopolitical Disruption: Building Resilient and Anti-Fragile Enterprises” yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya di bidang energi, pertambangan, dan keberlanjutan, di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat dinamika geopolitik yang berdampak langsung pada stabilitas energi dan ekonomi dunia.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan ESGAN, yaitu Winston Jusuf (Dewan Pengawas) dan Husni Kamil (Wakil Ketua Umum). Sementara itu, ASPEBINDO diwakili oleh Anggawira (Ketua Umum), Heri Soetrisno (Wakil Sekjen), dan Indar Bardo (Kepala Bidang Pelayangan Anggota).

Baca juga : PASPI: Pengembangan SDM Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Sawit

Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, sektor energi dan pertambangan membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif. 

“ESG bukan lagi sekadar tren, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan dan daya saing industri nasional," ujar Anggawira.

Adsense

Dari pihak ESGAN, Winston Jusuf menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan global, dimana saat ini menuntut perusahaan untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi anti-fragile. 

Baca juga : Ekonom Puji Diplomasi Menteri Bahlil Untuk Ketahanan Energi Nasional

“ESG memberikan kerangka yang tepat untuk memastikan pertumbuhan bisnis tetap sejalan dengan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik," ungkap Winston.

Sementara itu Husni Kamil, Wakil Ketua Umum ESGAN, menambahkan bahwa seminar ini diharapkan menjadi ruang dialog yang konkret dan solutif.

"Kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya membahas konsep, tetapi juga menghasilkan rekomendasi nyata bagi pelaku usaha dan regulator dalam mengimplementasikan ESG di tengah disrupsi global," ujarnya.

Baca juga : KPNAS Dukung PSEL untuk Perkuat Pengelolaan Sampah Nasional

Melalui kolaborasi ini, ESGAN, Energy Hub, dan ASPEBINDO berharap dapat menghadirkan forum yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga praktisi, guna memperkuat implementasi ESG di Indonesia. 

Seminar yang direncanakan pada Mei 2026 ini diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam mendorong transformasi industri menuju praktik yang lebih berkelanjutan, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense