BREAKING NEWS
 

Kemenag Gelar Bimbingan Remaja Usia Nikah bagi Mahasiswa di Yogya

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 31 Juli 2024 17:44 WIB
Para mahasiswa mengikuti bimbingan perkawinan yang digelar Kemenag, di UGM, Yogyakarta, Rabu (31/7/2024). (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar bimbingan perkawinan bagi mahasiswa di Agrotropica Learning Center (AGLC), Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu (31/7/2024). Kegiatan ini bertajuk Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN).

Kegiatan ini menghadirkan Ekspertis Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Alissa Wahid dan Instruktur Bina Keluarga Sakinah Nurmey Nurulchaq. Turut hadir Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kemenag Akhmad Fauzin, jajaran pejabat Kanwil Kemenag DIY, Wakil Dekan Fakultas Pertanian UGM Siti Ari Budianti, serta jajaran Markplus Indonesia.

Kepala Biro HDI Akhmad Fauzin mengungkapkan, peningkatan kualitas keluarga menjadi salah satu target Kemenag untuk berkontribusi mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) andal Indonesia.

“Penyiapan keluarga itu dimulai dari individu-individu yang akan membentuk keluarga. Karenanya, kita menyasar para mahasiswa dalam BRUN ini,” tutur Fauzin.

Baca juga : Panasonic Gobel Berikan Beasiswa Kepada 21 Mahasiswa Berprestasi

Dia lalu menerangkan alasan alasan kegiatan ini masuk dalam rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024. "Karena kita juga ingin mengingatkan, kestabilan keluarga akan memiliki dampak besar bagi stabilitas negara, termasuk perekonomian di dalamnya,” sambung Fauzin. 

Instruktur Bina Keluarga Sakinah Nurmey Nurulchaq menyampaikan, mempersiapkan pernikahan sangat berkaitan dengan maturity atau kematangan diri. Hal ini yang harus dimiliki oleh tiap individu yang akan memasuki jenjang pernikahan. 

Adsense

Kata dia, maturity ini berdampak terhadap dua hal. Pertama, kemampuan kita dan keberanian kita untuk memperjuangkan hak kita. Kedua, kemampuan untuk memahami dan mempertimbangkan kebutuhan orang di depan kita atau pasangan kita. 

"Dengan itu diharapkan kedua pasangan ini bisa menemukan titik temu. Bukan titik tengah, tapi titik temu," sambung Nurmey. 

Baca juga : Andi Amran Sulaiman Donasikan 2 M Beasiswa Yatim Piatu

Dia melanjutkan, perkawinan yang bahagia dimulai dari mengetahui apakah diri sendiri siap untuk menjadi pasangan yang tepat atau tidak, bukan dengan semata-mata hanya mencari pasangan yang tepat. 

"Komunikasi juga merupakan hal yang penting dalam pernikahan untuk mengelola dan menyelesaikan konflik-konflik," kata Nurmey. 

Kemampuan pasangan dalam mengelola konflik rumah tangga selanjutnya berdampak pada keberadaan keluarga yang sehat dan stabil. Ini menjadi modal penting untuk membentuk masyarakat Indonesia secara umum.

“Bila ingin Indonesia maju, maka kita harus perhatikan kualitas keluarganya. Ini kita persiapkan sejak sebelum menikah. Seperti adik-adik mahasiswa saat ini,” tukas Nurmey. 

Baca juga : Pemulangan Berakhir, 62 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Saudi

Kegiatan IMF 2024 akan berlangsung di tujuh kota, yaitu Yogyakarta (31 Juli-1 Agustus 2024), Pekanbaru (5-6 Agustus 2024), Palembang (7-8 Agustus 2024), Manado (12-13 Agustus 2024), Bali (14-15 Agustus 2024), Bandung (19-20 Agustus 2024), dan Surabaya (21-22 Agustus 2024). Rangkaian IMF 2024 juga dimeriahkan stand pameran capaian kinerja dan konsultasi layanan Kemenag. Ada juga pameran foto Sukses Haji 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense