BREAKING NEWS
 

Waka BRIN Tinjau Smart Greenhouse di Palangka Raya, Kalimantan Tengah

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 16 Agustus 2024 08:21 WIB
Waka BRIN Prof Amarulla Octavian saat kunjungan kerja ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (15/8/2024). (Foto: Dok. BRIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Kepala (Waka) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Amarulla Octavian melaksanakan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (15/8/2024). Kunjungan ini guna meninjau pembangunan Smart Greenhouse.

Kedatangan Waka BRIN disambut secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Sunarti, dan Kepala Bappedalitbang Leonard Ampung. Tampak mendampingi para pejabat BRIN, yakni Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan Yudhistira Nugraha, Kepala Pusat Riset Holtikultura Dwinita Wikan Utami, Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Asep Hidayat, Kepala Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup Nugroho Adi Sasongko, beserta 8 periset lainnya.

Baca juga : Konser Sheila On 7 Tunggu Aku di Samarinda Obati Kerinduan Penggemar

Pembangunan 5 unit Smart Greenhouse masing-masing berukuran 30x50 meter dirancang menggunakan model Smart Farming. Pembangunannya menggabungkan berbagai teknologi canggih seperti Internet of Things, sensor, robotika, dan analitik data untuk memantau dan mengontrol pupuk, pembenah tanah, dan irigasi secara lebih efisien dan efektif.

Adsense

Dengan memanfaatkan teknologi ini, petani dapat mengoptimalkan berbagai aspek proses budidaya mulai dari penggunaan sumber daya hingga manajemen tanaman. Saat ini pembangunan sudah mencapai tahapan 70 persen dengan rencana tanam melon dan cabai pada Oktober 2024 dan panen pada Desember 2024.

Baca juga : Pertamina NRE-KPI Teken Kerja Sama Penyediaan Energi Rendah Karbon

Prof Amarulla Octavian juga sempat melakukan panen Sorgum dengan 6 Varietas Unggul Benih dan menanam kedelai dengan 2 Varietas Unggul Benih. Seluruh Varietas Unggul Benih Sorgum Kedelai merupakan bentuk nyata keberhasilan riset holtikultura yang cocok pada lahan berpasir.

Saat ini, luas lahan berpasir mencapai 28 persen dari seluruh wilayah Provinsi Kalteng sehingga potensi produksi pangan di lahan tersebut dapat ditingkatkan secara eksponensial. Keberhasilan produksi pangan di daerah berkontribusi signifikan untuk menekan angka inflasi nasional. 

Baca juga : DPR: Pendapatan Negara Turun?

Prof Amarulla Octavian berkesempatan melakukan dialog dengan para petani. Banyak kearifan lokal dan masukan pengalaman dari petani yang sangat bermanfaat untuk riset lanjutan di laboratorium BRIN. 

Prof Amarulla Octavian juga memberikan arahan pada FGD bertema Kolaborasi Riset Sustainable Smart Greenhouse Komoditas Holtikultura. Beberapa hasil FGD adalah pentingnya penyuluhan dan pelatihan yang tepat agar petani segera menguasai Smart Farming, kemudian keunggulan Smart Greenhouse dapat dikembangkan menjadi salah satu tujuan eduwisata bernilai tinggi untuk para murid berbagai sekolah dan mahasiswa perguruan tinggi, serta peluang inovasi BRIN untuk mengembangkan Agroforestry.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense