BREAKING NEWS
 

Serah Terima BMN PUPR, Menkeu: Aset Negara Harus Dimanfaatkan Untuk Masyarakat

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Kamis, 10 Oktober 2024 15:11 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan wejangan soal serah terima aset negara di Auditorium Kementerian PUPR, pada Kamis (10/10) . 

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan serah terima Barang Milik Negara (BMN) Kementerian PUPR Tahun 2024 kepada Pemerintah Daerah (Pemda), Yayasan, dan Perguruan Tinggi serta alih status penggunaan BMN kepada Kementerian/Lembaga (K/L).

Serah terima aset negara ini berlangsung  di Auditorium Kementerian PUPR, pada Kamis (10/10) . 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, serah terima BMN merupakan bentuk akuntabilitas atas anggaran yang diberikan untuk dibelanjakan dalam pembangunan infrastruktur. 

Baca juga : KSP Harap Presiden Terpilih Prabowo Meneruskan Program Untuk Warga Miskin

"Tugas PUPR membelanjakan uang negara untuk pembangunan infrastruktur, tidak ada yang lain. Jadi anggaran yang diberikan harus dibelanjakan dengan baik," kata Basuki. 

Sementeri Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengapresiasi PUPR yang selama ini senantiasa bekerja sama dengan baik dan transparan dalam penggunaan anggaran sehingga menimbulkan kepercayaan publik.

Adsense

"Terima kasih selama ini PUPR cukup agresif dan sangat transparan untuk menjelaskan ke masyarakat tentang apa-apa yang dibangun menggunakan anggaran di dalam APBN, sehingga menimbulkan confidence dan kepercayaan publik yang membantu untuk menjaga Indonesia ke depan. Terima kasih atas kerja kerasnya," ujar Menkeu 

Baca juga : Kemajuan Teknologi Harusnya Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Menkeu menitipkan pesan kepada para penerima BMN agar dapat menggunakan aset tersebut sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat serta bisa menjaga, memelihara, dan melakukan perawatan.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah dalam laporannya mengatakan, total nilai serah terima BMN sebesar Rp 19,26 triliun. Rinciannya, BMN senilai Rp 5,8 triliun dialih-statuskan kepada K/L dan Rp 13,36 triliun diserahkan kepada pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga desa-desa.

"10 tahun terakhir kami telah melakukan serah terima BMN mencapai Rp 374,66 triliun. Pada tahun ini, PUPR kembali melaksanakan serah terima BMN. Tentu ini BMN yang telah kita selesaikan proses administrasinya dengan Kemenkeu," kata Sekjen, Zainal Fatah.

Baca juga : Reforma Agraria Harus Pro Kelompok Rentan, Marjinal, Dan Masyarakat Miskin

Adapun BMN pada tahun ini yang diserahkan pemerintah ke pihak penerima di antaranya BMN untuk bidang Sumber Daya Air berupa bangunan radar cuaca dan sistem perangkatnya beserta bangunan gedung kantornya senilai Rp 113,99 miliar. BMN selanjutnya yang diserahkan ialah infrastruktur bidang Bina Marga berupa jalan nasional kolektor, arteri, hasil Inpres Jalan Presiden Joko Widodo tentang jalan daerah, dan jembatan gantung senilai Rp 2,79 triliun.

Ketiga, di sektor Cipta Karya berupa fasilitas air minum, pembangunan TPA, Rehabilitasi Bangunan Sekolah dan Pasar, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pos lintas batas nasional, peningkatan kualitas permukiman kumuh, sebesar Rp 9,53 triliun.

Terakhir, di bidang perumahan berupa rumah susun, rumah khusus, prasarana dan sarana umum, dan lain-lain senilai Rp 6,82 triliun. "Dengan demikian, dari seluruh BMN yang diserahkan lebih dari 84% mencakup bidang Cipta Karya dan Perumahan," kata Sekjen Zainal Fatah.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense