Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pimpin Rakor di IKN, Menko PMK Bahas Peningkatan SDM Masyarakat Lokal
Kamis, 29 Agustus 2024 21:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (PMK) Menko PMK Muhadjir Effendy memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kantor Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2024).
Ini merupakan rakor perdana Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kota/Kabupaten, di IKN.
"Memang sangat kompleks, bukan hanya berkaitan dengan investasi maupun infrastruktur namun berkaitan dengan tiga hal utama yaitu kesehatan, pendidikan, dan SDM atau man power," ujar Muhadjir dalam siaran pers, Kamis (29/8/2024).
Dia menyatakan, langkah inklusif pembangunan manusia di Kawasan IKN dengan menyiapkan SDM berkualitas.
Masyarakat di wilayah IKN diharapkan turut serta dalam pembangunan IKN, tak cuma jadi penonton.
Baca juga : Menko PMK Tekankan Pentingnya Pembangunan SDM Lewat Pencegahan Stunting
Muhadjir mengingatkan, hal yang juga perlu menjadi perhatian adalah arus mobilisasi. Kedatangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah direncanakan pastinya akan diikuti arus urbanisasi masyarakat harus diantisipasi.
Sebab, hal itu berpotensi mempengaruhi keseimbangan tata kelola IKN yang dipersiapkan sebagai kota masa depan. Dibutuhkan rekayasa sosial untuk mengantisipasi kondisi tersebut.
Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pembangunan manusia dan budaya di IKN.
Di bidang kesehatan, langkah yang dilakukan adalah dengan memprioritaskan tenaga kesehatan lokal. Penyiapannya perlu didukung dengan menyediakan mentoring khusus sebelum mendapatkan beasiswa.
"Kualitas pendidikan bagi putra-putri daerah perlu didukung lembaga pendidikan yang mumpuni dengan mendekatkan fasilitasnya di sini," tegasnya.
Baca juga : Kemenperin Minta KPU & Paslon Pilkada Pakai Produk Lokal
Belajar dari membangun Ibu Kota di negara lain, perlu segera ada pemerintahan tidak terbatas OIKN.
"Warga lokal adalah pemilik awal IKN, jangan sampai pendatang baru yang nanti lebih merasa eksklusif di wilayah IKN," ingat Muhadjir.
Eks Mendikbud ini menegaskan, pembangunan IKN adalah simbol dari komitmen Pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Sekaligus, mengimplementasikan visi Presiden Jokowi mengubah dari Jawa Sentris menjadi Indonesia Sentris.
Menjelang akhir masa jabatannya Muhadjir menargetkan pembangunan IKN dan siap mengawal hingga dua bulan ke depan.
Baca juga : Bank BTPN Komitmen Dalam Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM Lokal
"Saya ingin mengakhiri masa jabatan ini memberikan perhatian semaksimal mungkin pada IKN sesuai dengan arahan Presiden. Nanti akan kita ikuti beberapa pertemuan-pertemuan yang lebih detail dan teknis sekaligus ikut meramaikan suasana IKN," ungkap Muhadjir.
"Setelah pelaksanaan upacara memperingati Proklamasi saat ini kita ramaikan IKN supaya semarak sebagai Ibu Kota Nusantara, Indonesia Baru," ajaknya.
Turut hadir dalam agenda tersebut, Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Muhammad Adlin Sila, nan Menteri Ketenagakerjaan diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Ketenakerjaan, Aris Wahyudi.
Kemudian, Menteri Kesehatan diwakili Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha, serta Kepala Otoritas IKN diwakili Sekretaris OIKN, Achmad Jaka Santos Adiwijaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya