RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memaksimalkan lahan perkebunan sebagai lokasi tanam padi gogo guna meningkatkan produktivitas di luar area persawahan atau sawah tadah hujan.
Langkah ini perlu dilakukan untuk mempercepat capaian swasembada yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu singkat.
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PPVTPP) Kementan Leli Nuryati mengatakan, bahwa gerakan tanam padi gogo di lahan perkebunan merupakan arahan langsung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam mengantisipasi darurat pangan serta meningkatkan produktivitas disaat Indonesia menghadapi el nino parah sepanjang sejarah.
"Kabupaten Sukabumi ini memiliki potensi yang sangat luar biasa terutama untuk padi gogo, terbesar se-Jawa Barat," ujar Leli yang juga merupakan Penanggungjawab Perluasan Areal Tanam (PJ PAT) Kabupaten Sukabumi saat meninjau jalanya gerakan tanam padi gogo oleh kelompok tani Warung Waru di lahan HGU milik PT Asabaland di Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap, Rabu (30/10/2024).
Baca juga : Kapolri Terima Gelar Panglima Gagah Pasukan Polis dari Kerajaan Malaysia
Leli mengatakan pertanaman padi gogo di sukabumi telah berlangsung lama yang dilakukan para petani di sejumlah lokasi.
Oleh karena itu, Kementan terus memberikan pendampingan baik oleh penyuluh maupun tim PJ PAT.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan benih unggul.
"Dan Alhamdulillah beberapa hari ini Sukabumi sudah turun hujan sehingga para petani sangat bersemangat untuk menanam padi gogo," katanya.
Baca juga : Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Peringatan ke-96 Hari Sumpah Pemuda
Leli menambahkan bahwa saat ini Pusat PVTPP juga terus memperkuat kolaborasi baik dengan dinas pertanian setempat, penyuluh pertanian maupun jajaran Kodim 0622 Sukabumi yang secara intens terus melakukan pendampingan.
"Kami terus melakukan pengawalan melalui program PAT ini sekaligus beberapa bantuan. Mohon agar petani juga merawat dan menjaga tanaman padi gogo ini agar terhindar dari penyakit dan hama," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuti Harahap mengatakan bahwa Kabupaten Sukabumi selama ini memiliki potensi luar biasa, luas area tanam padi gogo mencapai kurang lebih 20 ribu hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan.
"Potensinya sangat luar biasa karena pertanaman padi gogo mencapai 20 ribu hektare tersebar di beberapa kecamatan. Dan kebetulan si Kecamatan Ciracap ini yang paling tinggi," katanya.
Baca juga : Moorlife Gelar Donor Darah Serentak di 52 Kota dan Kabupaten Se Indonesia
Tuti menyampaikan terimakasih atas pengawalan dan bantuan dari Kementan. Kecamatan Ciracap saat ini mendapatkan bantuan benih padi gogo, namun para petani juga mengharapkan bantuan pestisida, herbisida, pupuk dan traktor roda empat mengingat lahan yang sangat luas.
Kapten Inf. Darkina Iman Saputra selaku Danramil Jampang Kulon, mendukung penuh upaya PJ PAT Sukabumi yang secara intens dan terus menerus melakukan pengawalan penambahan area tanam di Jawa Barat.
Pada kesempatan yang sama Kapoktan Warung Waru, Supendi menyatakan ucapan terimakasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas bantuan benih padi gogo yang telah diberikan.
Kementan akan senantiasa mendukung para petani sebagai garda terdepan dalam program Indonesia menuju swasembada pangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.