Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Poligonisasi, Kementan Perluas Areal Tanam di Kabupaten Sukabumi
Senin, 30 September 2024 11:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Bimbingan Teknis Poligonisasi.
Tujuannya untuk memperoleh data perluasan areal tanam (PAT) pompanisasi secara spasial yang akurat melalui pemanfaatan teknologi.
Kepala PVTPP Kementan yang juga selaku Pj PAT Kabupaten Sukabumi Leli Nuryati mengatakan, poligonisasi sangat penting untuk menambah jangkauan data secara cermat serta mendukung penguatan data kerangka sempel area Badan Pusat Statistik (BPS).
"Dengan poligan kita bisa menentukan titik-titik aktual batas areal lahan sehingga membentuk pola poligon," kata Leli dikutip Senin (30/9/2024).
Baca juga : Dorong Investasi, Menteri AHY Umumkan Terbitnya Sejuta Sertipikat Elektronik
Menurut Leli, realisasi PAT di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kini hampir mendekati 100 persen.
"Bahkan, di beberapa kecamatan sudah 100 persen melebihi target. Diantaranya ada di Kecamatan Sagaranten, Cisolok, Purabaya, Cikembar, Curugkembar, Cicantayan, Kabandungan dan Waluran," ujarnya.
Leli menambahkan, sampai saat ini tim masih berkerja di lapangan dan bisa diselesaikan target di akhir September ini.
Tenaga Ahli Wamentan Nandang Sudrajat mengatakan, tahapan proses poligon diawali dengan UTM Geomap, ambil Koordinat Poligon dan ARCGIS Pusdatin lalu aplikasi UTM Geomap dapat didownload melalui aplikasi smartphone.
Baca juga : Dorong Ekonomi Daerah, Tim PKM Usakti Berikan Pelatihan di Menes, Pandeglang
"Di dalam aplikasi ini nantinya akan ditentukan data lapangan, cara pengambilannya data hingga tahap proses lain sehingga menghasilkan data yang akurat," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang diwakili Sekretaris Distan Kabupaten Boyolali Iman Surahman berharap, dukungan tersebut dapat memotivasi petani untuk terus berproduksi menjadikan Sukabumi sebagai lumbung padi terbesar di Jawa Barat.
"Saya mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak terkait yang telah mendukung berbagai upaya dalam mewujudkan peningkatan produktivitas melalui PAT," katanya.
Untuk diketahui, Pemerintah terus menggenjot percepatan produksi melalui program PAT dan pompanisasi sebagai solusi cepat meningkatkan indeks pertanaman dari yang hanya satu kali menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun.
Baca juga : Kementan Pastikan PAT di 5 Kabupaten Berjalan Lancar
Mentan Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengatakan, bahwa pompanisasi merupakan solusi cepat dalam PAT disaat kekeringan panjang akibat gelombang panas dunia.
Lewat program tersebut, Amran yakin Indonesia mampu meningkatkan produksi secara maksimal.
"Pompanisasi sudah kita distribusikan secara merata, kini saatnya kita bekerja meningkatkan indeks pertanaman dari yang tadinya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, kita bisa pastikan mampu mencapai swasembada hingga lumbung pangan dunia," ujar Mentan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya