Dark/Light Mode

Lewat Irigasi Perpompaan, PVTPP Kementan Gelar Gerakan Tanam di Kabupaten Kebumen

Jumat, 18 Oktober 2024 20:28 WIB
Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementan menggelar gerakan tanam atau musim tanam di Desa Patukrejo Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen. (Foto: Dok. Kementan)
Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementan menggelar gerakan tanam atau musim tanam di Desa Patukrejo Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen. (Foto: Dok. Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementan menggelar gerakan tanam atau musim tanam (MT) III di Desa Patukrejo Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Gerakan ini merupakan rangkaian kerja pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi padi dengan memanfaatkan pompanisasi dan juga irigasi perpompaan atau Irpom pada lahan 30 hektare yang merupakan sawah tadah hujan milik kelompok tani Sri Rahayu.

Kepala Pusat PVTPP yang juga Penanggungjawab Perluasan Areal Tanam (PAT) Kabupaten Kebumen, Leli Nuryati mengatakan bahwa gerakan tanam ini juga dilakukan sebagai upaya meningkatkan indeks pertanaman menuju Indonesia swasembada dan Indonesia lumbung pangan dunia.

"Dengan pemanfaatan irigasi perpompaan ini, maka gerakan tanam tidak saja meningkatkan pertambahan areal tanam namun juga mampu meningkatkan indeks pertanaman dari yang semula IP 200 menjadi IP 300," ujar Leli dalam keterangannya, Kamis (17/10/2024).

Selama ini, kata Leli, para petani hanya bisa memanfaatkan air sungai Gentan sebagai sumber air untuk budidaya padinya.

Karena itu, bantuan pemerintah berupa irigasi perpompaan sangat membantu dalam meningkatkan produksi yang dilakukan.

Baca juga : Irigasi Perpompaan Dorong Petani Nganjuk Percepat Tanam Hingga 3 Kali Setahun

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan inpari 32 sebagai komitmen memenuhi benih unggul.

"Apalagi sawah tadah hujan sangat tergantung dari pasokan air hujan maupun air permukaan. Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga petani sebagai pejuang pangan," ujar Leli.

Menurutnya,,apa yang dilakukan mudah-mudahan dapat menjadikan Kebumen sebagai penyangga produksi beras nasional.

Lebih lanjut Leli menambahkan, Kabupaten Kebumen merupakan kabupeten yang cukup subur dan memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas.

Dia mengapresiasi pemanfaatan pompanisasi yang sudah mencapai 100 persen.

"Saya bersyukur target PAT di Kabupaten Kebumen terus dikejar melalui gerakan tanam atau percepatan tanam yang dilakukan secara terus menerus," katanya.

Baca juga : Kolaborasi BNI dan BPJS Kesehatan Perluas Kualitas Layanan Kesehatan

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Teguh Yuliono menyampaikan terimakasih atas perhatian besar PJ PAT Leli Nuryati terhadap pemenuhan target PAT.

Teguh mengatakan saat ini luasan pat yang sudah dikerjakan menacapai 1.661 hektare.

"Kita akan laksanakan semua termasuk yang ABT juga akan kita laksanakan. Saya bersyukur target PAT bisa kita selesaikan 100 persen," kata Teguh.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter 0709) Kebupaten Kebumen, Kuntara mendukung penuh upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan lewat pengerjaan PAT di Jawa Tengah.

Kuntara mengaku sudan mengerahkan jajaran Babinsa untuk mendampingi petani setiap hari.

"Kami Men-support kegiatan PAT dan Alhamdulillah para Babinsa setiap hari diterjunkan membantu kelompok tani jadi mana ada kesulitan," ujar Kuntara.

Baca juga : Dorong Pengembangan Anggur, Kementan Serahkan 5 Tanda Daftar Varietas Lokal

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus menggenjot percepatan produksi melalui program perluasan areal tanam PAT dan pompanisasi sebagai solusi cepat meningkatkan indeks pertanaman dari yang hanya satu kali menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada kesempatan sebelumnya mengatakan bahwa pompanisasi merupakan solusi cepat dalam memperluas areal tanam (PAT) disaat kekeringan panjang akibat gelombang panas dunia.

Lewat program tersebut, Amran yakin Indonesia mampu meningkatkan produksi secara maksimal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.