BREAKING NEWS
 

RS Swasta Hadirkan Alat Kesehatan Mutakhir

Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Ke Singapura

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 23 November 2024 07:25 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tedy Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai, Rumah Sakit (RS) swasta memiliki potensi mengurangi kecenderungan orang Indonesia berobat ke luar negeri. Sebab, mereka bisa menghadirkan berbagai teknologi kesehatan paling mutakhir dalam mendeteksi sejumlah penyakit, seperti kanker, melalui dukungan finansial yang mereka miliki.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, alat-alat kesehatan berteknologi tinggi dan mutakhir, seperti Cyclotron dan Digital PET/CT Scan, belum banyak dimiliki oleh rumah sakit. Padahal, kedua alat tersebut merupakan teknologi mutakhir yang dirancang untuk meningkatkan deteksi dini penyebaran kanker.

Di RS Mandaya Royal Puri, sebut Budi, alat seperti Cyclotron dan Digital PET/CT Scan sudah tersedia. Dia meyakini, jika RS swasta lain bisa mengadakan alat-alat kesehatan paling mutakhir, bisa menekan kebisaan orang Indonesia berobat ke luar negeri.

“Alat (Cyclotron dan Digital PET/CT Scan) ini mahal, belum banyak rumah sakit yang memilikinya. Tapi, manfaatnya sangat besar,” ujar Budi dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (22/11/2024).

Baca juga : Duh, 1.402 TPS Didirikan Di Lokasi Rawan Bencana

Menurutnya, dengan Cyclotron dan digital PET/CT scan, kita bisa mendeteksi penyebaran sel tumor lebih akurat. Ini memungkinkan pasien tetap dirawat di dalam negeri, tidak perlu ke Singapura.

“Bayangkan, ada potensi devisa ratusan triliun rupiah yang bisa kita hemat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kanker merupakam salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), melalui The International Agency for Research on Cancer (IARC), estimasi kasus kanker baru di Indonesia pada 2022 mencapai 408.661 kasus, dengan angka kematian 242.988.

Baca juga : DPR Tegaskan Sudah Sesuai Undang-Undang

Budi menegaskan, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah jika tidak ada upaya penanggulangan signifikan. Sebab itu, dia mendorong ada kerja sama dari pihak swasta menghadirkan pengobatan berkualitas, karena tingkat kematian akibat kanker dapat dicegah melalui skrining rutin dan diagnosis dini.

“Kemenkes terus berupaya meningkatkan jejaring layanan penyakit kanker, salah satunya dengan mendukung pengembangan terapi kanker berbasis teknologi seperti radioterapi. Pemerintah juga sedang mempercepat pembangunan jejaring PET-CT dan siklotron (Cyclotron),” tuturnya.

Hingga Agustus 2024, lanjut Budi, sudah ada tiga fasilitas siklotron yang beroperasi di Jakarta, yaitu di RSK Dharmais, RS MRCCC Siloam dan RS Gading Pluit. Pihaknya menargetkan memasang enam PET Scan di tahun 2024, sembilan tahun 2025 dan satu lagi pada 2027.

“Dengan begitu, semua pulau di Indonesia akan memiliki akses ke PET Scan. Untuk mendukung itu, kita membutuhkan jaringan Cyclotron yang dapat mendistribusikan radiofarmaka ke seluruh Indonesia,” katanya.

Baca juga : Blanko Sudah Tersedia, Bikin KTP Cukup 15 Menit

Namun begitu, Budi menegaskan, rumah sakit Pemerintah tidak cukup bila melayani seluruh pasien di Indonesia. Utamanya kelas menengah atas yang membutuhkan opsi layanan kesehatan premium. Sebab itu, dia mendorong rumah sakit swasta mempercepat peningkatan kualitas layanan, baik dari segi teknologi, fasilitas maupun tenaga medis.

Terpisah, Presiden Direktur Mandaya Hospital Group Ben Widaya menjelaskan, Cyclotron dan Digital PET/CT Scan merupakan teknologi mutakhir untuk mendeteksi penyebaran kanker.

Adsense

Menurut dia, fasilitas itu memungkinkan pemindaian kanker dengan resolusi lebih tajam, waktu pemeriksaan lebih cepat dan diagnosis lebih akurat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense