RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) KH Muhammad Irfan Yusuf membenarkan Presiden Prabowo Subianto bulan ini ada agenda kunjungan kerja ke Arab Saudi. Kata Irfan Yusuf, Prabowo akan bertemu Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
"Memang ada jadwal Presiden Prabowo akan ke Saudi bertemu MBS," kata kiai yang akrab disapa Gus Irfan itu saat dihubungi RM.id, Kamis (9/1/2025).
Baca juga : Hari Ini, Prabowo Bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim, Sekaligus Maksibar
Apa yang akan dibicarakan? Menurut Gus Irfan tentunya seputaran haji. Termasuk tambahan kuota haji bagi calon jemaah haji. "Apakah ada tambahan kuota haji, tergantung kesiapan kita. Kalau kita siap, ya kita minta tambah," sambung Gus Irfan.
Kendati demikian, jelasnya, kuota untuk petugas haji Indonesia sangat kurang. Sebab, tahun ini kuotanya hanya 2000-an. Sementara, kuota petugas haji asal Indonesia tahun lalu mencapai 4000-an. "2000 itu sangat kurang untuk melayani jemaah haji kita yang sebagian besar lansia," aku cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ari itu.
Baca juga : Gerindra Jamin Prabowo Mainkan Politik Bebas Aktif
Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menyebut Presiden Prabowo berencana melawat ke Arab Saudi pada akhir Januari 2025. Marwan berharap kunjungan kenegaraan itu menjadi kesempatan Presiden Prabowo melobi pemimpin Arab Saudi untuk menambah kuota haji Indonesia.
Marwan menyebut Indonesia membutuhkan tambahan kuota untuk mengurai masalah daftar tunggu yang terlampau lama di beberapa daerah. “Kami berharap beliau sampai ke Saudi dan ketemu Raja di sana yang menentukan kuota bisa ditambah atau tidak,” usul Marwan, Selasa (7/1/2025).
Baca juga : Prabowo Dan Ketum Partai Bicara Ekonomi Dan Politik
Dia menyebut daftar tunggu yang terlampau lama itu memengaruhi psikologis para calon peserta haji. Mengingat jumlahnya mencapai 5 juta jemaah. “Sudah ada yang merasa was-was tidak akan sampai berangkat haji dalam keadaan lansia dan kurang sehat. Bahkan merasa tidak akan sampai lagi umur menuju pemberangkatan,” ucap dia.
Politisi PKB itu menilai tambahan kuota haji sebanyak 5.000-10.000 orang jika berhasil diterima Indonesia maka akan menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi para calon peserta haji. "Beliau menyambut baik dan dia akan mengagendakan perjalanan. Tentu, para jamaah dan kami di Komisi VIII berharap Bapak Presiden pada pertemuan itu menyampaikan ke pihak Saudi,” paparnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.