Sebelumnya
Selain berkoordinasi dengan Kemendes PDT, sambung Ivan, pihaknya juga berkomunikasi dengan aparat penegak hukum.
Dia berharap, langkah tersebut dapat melahirkan perbaikan mekanisme dan akuntabilitas penggunaan dana desa.
“Dengan begitu, dana desa benar-benar digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat desa,” imbuhnya.
Baca juga : Geledah Rumah Di Jakarta, KPK Sita 11 Mobil Dan 4 Motor
Di media sosial X, banyak netizen geram saat mengetahui dana desa yang diselewengkan oleh oknum kades.
“What? dana desa buat judol. Sudah nggak waras, ya? Pantesan kemajuan desa dari tahun 90’an sampai sekarang begitu-gitu aja. Nggak kayak desa-desa di Jepang atau Korea,” cuit akun @bearhaaa719432_.
“Kayaknya hampir semua kades jadi kaya mendadak setelah menjabat. Orang desanya gitu-gitu aja. Maculnya masih pakai cangkul, bukan alat bajak modern,” timpal akun @loveniey.
Baca juga : Raih Laba Rp 55,8 Triliun, Kinerja Mandiri Menyala
Akun @eshot_tea87 mengajak masyarakat menyoroti kekayaan para kades di desa masing-masing.
“Ayo, kita cek kekayaan kades di tempat kita. Berapa dia punya mobil, berapa punya grosir, sawah dan sebagainya. Bandingkan kekayaan mereka dengan saat dia belum menjabat. Dari situ nanti ketahuan, mana yang patut dicurigai dan selidiki,” usulnya.
“Coba dana desa dibuat untuk menghidupkan BUMDes. Semisal untuk bikin peternakan sapi dan ayam, perikanan, dan sebagainya. Yakin deh desanya bakal maju. Kalau dana desa dimakan sama kades, ya inalilahi,” ujar akun @pebriryan7327.
Baca juga : Hilirisasi Dongkrak Nilai Tambah Dan Daya Saing
“Dana desa rawan jadi bancakan, karena orang desa itu kadang polos banget. Mereka kurang paham penyaluran Dana Desa dan sebagainya. Saran aja sih, sosialisasi dan usaha peningkatan pengawasan dari masyarakat harusnya digencarkan oleh Kemendes,” saran akun @992312128. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.