RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke perumahan bersubsidi 'Grand Permata Residence' di Kelurahan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Perumahan subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dibangun oleh PT Sadra Utama Indo ini selalu menjadi langganan banjir tiap tahunnya. Kondisi ini membuat Menteri Ara geram.
Di sana, Menteri PKP sempat melakukan dialog dengan penghuni dan meminta pengembang perumahan segera mengatasi masalah banjir dengan tenggat waktu satu bulan dengan membuat saluran air yang baik.
Baca juga : Gandeng Tapera & Mandiri, Menteri Ara Janjikan Bangun 5.517 Rumah Subsidi Di 5 Lokasi
"Saya mendapatkan pengaduan bahwa di perumahan ini selalu banjir dan sudah lama. Makanya, saya datang ke sini untuk mengecek langsung kondisi lapangan," ujar Bang Ara, sapaan bekennya di sela-sela kunjungan kerja ke Bekasi, Jawa Barat Minggu (9/2).
Menurutnya, masalah banjir di perumahan ini sudah lama dan harus segera mendapat penanganan serius. Apalagi perumahan bersubsidi ini dimanfaatkan sebagai tempat tinggal MBR dan anggarannya KPR FLPP menggunakan dana APBN yang harus dipertanggungjawabkan dengan baik.
Menteri dari Partai Gerindra ini menerangkan, dirinya akan berusaha melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Program 3 Juta Rumah dengan mendorong kualitas rumah bersubsidi yang baik dan tepat sasaran. Hal itu dikarenakan dalam penyaluran KPR FLPP memakai APBN dengan subsidinya 75 persen itu dari APBN dan 25 persen perbankan.
Baca juga : Lewat Layanan Terintegrasi, Elnusa Pacu Pertumbuhan Sektor Migas
"Kita akan terus dukung rumah subsidi buat rakyat ini dengan memajukan program FLPP ini. Tapi tentu tidak seperti ini (banjir diperumahan) bagaimana anak-anaknya dan harus ada penanganan lebih lanjut," katanya.
Menteri Ara pun langsung memanggil pengembang perumahan, PT Sadra Utama Indo untuk bertanggungjawab dengan membuat saluran air yang terintegrasi dengan sungai yang tidak jauh dari lokasi perumahan.
"Sebagai pengembang harus siap tanggung jawab. Nah sekarang saya mau tanya, bapak janjinya perumahan ini enggak banjir lagi? tanggal berapa Pak? Saya akan datang kembali antara tanggal 10 sampai 20 Maret. Saya mau cek perubahannya," warning Ara
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.