Dark/Light Mode

Akhirnya Damai, Menteri Satryo Jabat Erat Tangan Anak Buahnya Di Rumah Dinas

Selasa, 21 Januari 2025 16:22 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brojonegoro. Foto: Instagram/kemdiktisaintek.ri
Menteri Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brojonegoro. Foto: Instagram/kemdiktisaintek.ri

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brojonegoro menggelar pertemuan dengan perwakilan pegawai di rumah dinasnya pada Senin (20/1) malam WIB, sekira beberapa jam usai didemo oleh anak buahnya pada pagi harinya.

Dalam keterangan pers yang diterima RM.ID, pertemuan yang disebut berlangsung santai dan penuh kekeluargaan itu turut dihadiri oleh Wamendiktisaintek, Penasihat Menteri, Stafsus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Media Massa, Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Plt. Kepala Biro Umum, Humas, dan PBJ, Plt. Kepala Biro Organisasi dan SDM, Plt. Inspektur II, serta perwakilan pegawai yaitu Suwitno dan Neni Herlina.

Menteri Satryo dan perwakilan pegawai yang hadir saling memaafkan dan berkomitmen akan mengedepankan dialog yang kondusif untuk Diktisaintek yang lebih baik. 

Namun, mantan Rektor Universitas Indonesia itu menegaskan bahwa Kemdiktisainstek sebagai Kementerian baru tetap akan melakukan rotasi dan penataan pegawai dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas. 

Baca juga : “Luka Satu, Luka Kita Semua”

“Rotasi pasti akan terjadi dengan mengoptimalkan pegawai yang sudah ada di unit sebelumnya," ujar Menteri Satryo.

Ia juga menyampaikan bahwa persepsi berbagai pihak seringkali tidak sinkron, sehingga memicu konflik. Oleh karena itu, menurutnya perlu ada kerja sama dalam membangun marwah Kementerian yang membawa berkah bagi semua. 

Sementara itu, Suwitno selaku perwakilan Pegawai Dikti mengaku tak mempermasalahkan rencana rotasi di kementerian, asalkan mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku. 

“Kejadian tadi pagi terjadi secara spontan dan kami tidak bisa membendung”, papar Suwitno.

Baca juga : Partai Demokrat Rayakan Kasih Natal Bersama Disabilitas

Sementara itu, Neni Herlina menyampaikan bahwa sebagai ASN ia akan selalu berusaha untuk bekerja secara maksimal. Meskipun, saat ini, akunya masih banyak kekurangan dan belum bisa memenuhi harapan.

“Tiada niatan lain bahwa dalam bekerja selain untuk memberikan yang terbaik termasuk dalam melayani pimpinan. Namun demikian masih banyak kekurangan dan belum memenuhi harapan," lanjutnya.

Pertemuan yang disebut penuh keakraban tadi malam itu diakhiri dengan saling berjabat tangan. Kedua belah pihak juga berfoto dengan tangan yang saling menggenggam erat.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar M. Simatupang memastikan anak buahnya akan tetap beraktivitas melayani publik.

Baca juga : Pemerintah Akan Bangun 5.500 Rumah Untuk Prajurit TNI AD

“Kemdiktisaintek tetap beraktivitas melayani publik sesuai tupoksi masing-masing”, pungkasnya.

Sebelum itu, lebih dari 230 ASN Kemdiktisaintek menggelar aksi demonstrasi di Gedung Kemndiktisaintek, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Senin (20/1) pagi. Mereka mengusung sejumlah spanduk dan berpakaian serba hitam sebagai bentuk keprihatinan terhadap Menteri Satryo yang diduga arogan terhadap pegawainya. Mereka juga memprotes pemecatan sepihak yang dinilai tidak sesuai prosedur terhadap salah satu pegawai Kemediktisaintek, yakni Neni Herlina.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.