RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan posisi strategis untuk mantan Presiden di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Kata Prabowo, mantan Presiden akan mengisi posisi Dewan Penasihat Danantara.
"Ide Presiden kan seperti itu. Mungkin untuk di penasihat," kata Hasan, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025).
Baca juga : Presiden Teken Keppres Dewas & Badan Pelaksana Danantara
Hasan mengatakan, Danantara dibentuk menjadi lembaga dengan akuntabilitas dan transparansi. Untuk itu, dibutuhkan tokoh bangsa berintegritas tinggi untuk menjadi penasihat lembaga ini.
"Lembaga ini dibentuk dengan akuntabilitas transparansi yang luar biasa dan untuk menjaga akuntabilitas transparansi yang luar biasa agar bisa comply dengan Santiago Principlee. Maka, dibutuhkan orang-orang yang berintegritas tinggi, tokoh-tokoh bangsa sebagai bagian dari penasihat lembaga ini," katanya.
Baca juga : Prabowo, SBY Dan Jokowi Tekan Tombol Bersama Resmikan Danantara
Sebelumnya, Prabowo yang didampingi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Jokowi meluncurkan Danantara secara seremonial pukul 10.52 WIB. Ketiganya berdiri sejajar di hadapan podium yang terdapat tombol sirine sebagai media peluncuran. Mendampingi ketiganya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani.
Setelah itu, Prabowo bersama SBY dan Jokowi menekan tombol sirene menandakan Danantara resmi berdiri. Selanjutnya, Prabowo menyalami Jokowi dan SBY. Disusul menyalami Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin yang turut berada di panggung acara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.