Dark/Light Mode

Bukan Kader Banteng Lagi

Jokowi Dan Gibran Terima Dengan Lapang

Rabu, 18 Desember 2024 08:10 WIB
Jokowi memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024). (Foto: ANTARA/Aris Wasita)
Jokowi memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024). (Foto: ANTARA/Aris Wasita)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mengaku ikhlas dan menerima dengan lapang dada keputusan PDI Perjuangan (PDIP) yang mengeluarkan mereka dari keanggotaan partai.

PDIP telah mengeluarkan surat pemecatan terhadap 27 kadernya karena dinilai melanggar etik dan melakukan pelanggaran berat. Mereka yang dipecat itu, di antaranya Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur terpilih Sumatera Utara Bobby Nasution.

Dimintai komentar terkait pemecatan tersebut, Jokowi mengaku, menghormati keputusan PDIP yang telah memecatnya bersama putra dan menantunya. Mantan Wali Kota Solo ini menyampaikan tidak perlu mencari alasan sampai harus membela diri.

Baca juga : 1 Dolar = 16.000 Rupiah, Airlangga: Nanti Kita Lihat...

“Saya tidak dalam posisi untuk membela atau memberikan penilaian karena keputusan itu sudah terjadi. Nanti waktu yang akan mengujinya, saya rasa itu saja,” ujar Jokowi, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024).

Disinggung soal pengembalian kartu tanda anggota (KTA) ke partai, Jokowi hanya menanggapi dengan senyuman.

Sementara ketika disinggung soal peluang bergabung ke partai lain serta kemungkinan membentuk partai politik baru, Jokowi menjawab singkat. “Saya sudah menyampaikan, partai perorangan,” tandasnya.

Baca juga : Agus Sujanto: Upaya Sosialisasi Dari Pemerintah Masih Minim

Ditemui terpisah, Gibran juga menyampaikan hal serupa saat ditanya responsnya atas keputusan PDIP. Dia menekankan, langkah Banteng harus dihormati. Dia pun menerimanya dengan lapang dada.

“Kami menghargai dan menghormati keputusan partai,” ujar Gibran selepas mengantar Presiden Prabowo Subianto ke Mesir untuk KTT D-8 di Pangkalan TNI AU, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Gibran mengaku, saat ini belum terpikirkan untuk bergabung dengan partai politik lain. Sebab, energi dan pikirannya hanya digunakan untuk membantu Presiden Prabowo menjalankan roda Pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Baca juga : Hanif Dhakiri: Ini Langkah Strategis Perkuat Keuangan Daerah, Wakil Ketua Komisi XI DPR

“Untuk saat ini, saya pribadi akan lebih fokus untuk membantu Bapak Presiden Prabowo,” kata Gibran.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.