RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan kepada pembuatan program kerja oleh kepala daerah harus linear dengan Asta Cita Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
Khofifah mengatakan, bahwa sinkronisasi antara tingkat daerah dan pusat penting untuk mengoptimalkan pelaksanaan program prioritas pemerintah pusat di setiap wilayah.
Baca juga : Menkomdigi Tantang Kepala Daerah Jadikan Transformasi Digital Prioritas Kerja
"Semua program di daerah, provinsi maupun kabupaten/kota itu harus in-line dengan program nasional," kata Khofifah di Kota Batu, yang dikutip Antara Minggu (02/03).
Setiap poin program kerja, kata dia, juga harus memiliki kaitan dengan program Asta cita yang telah dijalankan oleh pemerintah pusat.
Baca juga : Menteri Ara Puji Dukungan Cepat BI Untuk Asta Cita Perumahan
Gubernur Jatim menyatakan, bahwa sesungguhnya Pemprov Jawa Timur telah menghubungkan program Nawa Bakti Satya dengan Asta cita.
"Makanya, tadi saya sampaikan program Nawabakti yang ini tersambung ke program Asta cita yang ke berapa," ucapnya.
Baca juga : Lantik Serentak 961 Pimpinan Daerah, Pengamat: Prabowo Cetak Sejarah Baru
Selain itu, Khofifah menyatakan, bahwa pihaknya memiliki tugas menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025—2029 yang akan disinkronkan dengan RPJMN, sekaligus menjadi acuan daerah.
"Kami punya tugas membuat RPJMD maksimal 6 bulan, harus menginduk ke RPJMN. Memang RPJMD provinsi dikejar dan kami berharap 3 bulan pembahasan bersama DPRD bisa selesai dan menjadi rujukan RPJMD kabupaten/kota," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.