RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perumahan dan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) perumahan subsidi bagi anggota Polri, di Ayyasa Presisi Residence, Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). Ditargetkan, 100 unit rumah subsidi bagi personel Polri segera dibangun.
Groundbreaking ini juga dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo, dan jajaran Kementerian PKP beserta Polri.
Maruarar menyampaikan apresiasi kepada Polri atas kontribusi dalam program perumahan subsidi nasional. Menurutnya, pembangunan rumah bagi anggota Polri turut membantu pencapaian target program 3 juta rumah.
“Target 100 ribu unit rumah subsidi dari Polri tentu berkontribusi dalam pencapaian Program 3 Juta Rumah,” ujar politisi yang akrab disapa Ara ini.
Ara melanjutkan, dari target 100 ribu unit rumah, sebanyak 14.419 unit sudah mulai dikerjakan. Proyek ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dirintis sejak 2021.
Baca juga : Kapolri Pimpin Groundbreaking Perumahan Subsidi Untuk Anggota Polri
“Jika Polri bisa membangun sekitar 15 ribu rumah, itu berarti 0,5 persen dari target 3 juta rumah sudah terbantu. Ini langkah konkret yang sangat kami apresiasi,” tambahnya.
Dia menuturkan, meskipun rumah subsidi ini diperuntukkan bagi anggota Polri, tidak menutup kemungkinan masyarakat berpenghasilan rendah lain dapat membeli rumah tersebut. Program perumahan subsidi ini memberikan berbagai kemudahan bagi anggota Polri dan masyarakat berpenghasilan rendah. Beberapa keuntungan yang ditawarkan di antaranya, suku bunga rendah serta urusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dimudahkan.
“Dengan adanya skema ini, diharapkan semakin banyak anggota Polri dan masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memiliki hunian yang layak dan terjangkau,” harap Ara.
Setelah prosesi groundbreaking, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis kunci rumah oleh Kapolri kepada perwakilan anggota kepolisian.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam Program 3 Juta Rumah. Menurutnya penyediaan hunian yang layak bagi anggota Polri menjadi prioritas institusi kepolisian.
Baca juga : Kapolri Targetkan Bangun 100 Ribu Rumah Subsidi Buat Personel Polri Tahun Ini
“Alhamdulillah kita bisa berkumpul untuk bersama-sama mendukung kebijakan Bapak Presiden, yaitu pembangunan 3 juta rumah,” ujar Sigit.
Keberadaan rumah layak huni ini, kata Sigit, menjadi harapan bagi personel Polri. Sebab, rumah adalah kebutuhan mendasar. Sektor properti dan perumahan memberikan efek berganda atau multiplier effect yang besar terhadap ekonomi.
Karena itu, ditegaskan Sigit, pembangunan perumahan subsidi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota Polri, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Banyak sektor akan bergerak, mulai dari industri bahan bangunan hingga tenaga kerja lokal,” jelasnya.
Kapolri mendorong agar program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya. Dia berharap, target 100 ribu rumah ini bisa tercapai atau bahkan melebihi angka tersebut.
Kepala Biro Perawatan Personel atau Karowatpers Polri Brigjen Budhi Herdi Susianto menambahkan, selain di Karawang, peletakan batu pertama perumahan subsidi bagi anggota Polri juga dilakukan serentak di berbagai daerah.
Baca juga : Rapim TNI-Polri, Prabowo Warning Upaya Licik Pelemahan Tentara, Polisi Dan Intel
Sejak 2021, Polri telah berupaya untuk menyediakan perumahan subsidi bagi anggotanya. Target 100 ribu unit pada 2025 adalah bagian dari keberlanjutan program yang telah dirancang sejak awal.
“Sejak 2021, Polri telah menyiapkan skema penyediaan rumah subsidi,” tutur Budhi.
Tahun ini, Polri melanjutkan revitalisasi dengan target 14.419 unit yang telah siap dibangun. Ke depan, jumlahnya bisa bertambah sesuai dengan permintaan dari calon penghuni.
Ia juga mengungkapkan, animo anggota Polri terhadap program ini cukup tinggi. Pada kuartal pertama ini, pendaftaran sudah mencapai 2.549 unit, melebihi kuota yang selama ini diberikan oleh Asabri. “Kami optimistis jumlahnya akan terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.