BREAKING NEWS
 

Wamen Fahri Gagas Bank Tanah Untuk Pembangunan Perumahan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Jumat, 7 Maret 2025 22:41 WIB
Wamen PKP, Fahri Hamzah bahas Bank Tanah khusus membidangi ketersediaan lahan untuk sektor perumahan di Jakarta, Jumat (7/3).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mengusulkan adanya Bank Tanah khusus membidangi ketersediaan lahan untuk sektor perumahan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah saat rapat bersama Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP,  Sri Haryati di Jakarta, Jumat (7/3).

"Bank Tanah khusus sektor perumahan agar fokus dan bergerak cepat bisa dibentuk sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian PKP. BLU ini akan bertugas untuk serah terima aset lahan milik negara dari berbagai institusi lain yang berpotensi untuk dibangun hunian rakyat," kata Fahri

Baca juga : Blue Helmet Partai Gelora Bantu Korban Banjir Bekasi

Dengan adanya Bank Tanah khusus sektor perumahan, Wamen PKP berharap dapat mendorong sisi pasokan ketersediaan hunian rakyat yang dibangun.

Adsense

"Karena dengan terjaminnya ketersediaan lahan, maka akan memberikan kepastian pula bagi para calon investor yang ingin membantu membangun hunian," ujarnya.

Ditambahkan Wamen Fahri, dengan adanya Bank Tanah Perumahan, diharapkan pemerintah dapat mengintervensi harga hunian untuk rakyat yang selama ini terus ikut naik akibat harga tanah yang terus mengalami kenaikan.

Baca juga : Gandeng Orpin, Metland Hadirkan MIRA AI Canggih Untuk Hunian Smart Living

"Karena pada umumnya harga lahan ini 40 persen dari harga rumah yang dijual," ujarnya.

Wamen dari Partai Gelora ini berharap Bank Tanah dapat segera dibentuk diawali dengan rencana dimulainya pembangunan rumah susun di eks lokasi perumahan DPR, di Kalibata, Jakarta Selatan.

Pembangunan ini bekerja sama dengan Investor dari Qatar yang sudah menandatangani MoU di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (8/1) lalu.

Baca juga : Sultan Najamudin Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Bekasi

Sementara Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati mengatakan, saat ini Kementerian PKP sedang melakukan pembahasan pembahasan bersama dengan DJKN, terkait skema pemanfaatan aset di maksud.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense