BREAKING NEWS
 

Teken MoU, Menteri PU & BGN Bangun Dapur Umum Makan Bergizi Gratis di 9 Lokasi

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Sabtu, 22 Maret 2025 15:25 WIB
Penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan dapur beserta fasilitas pendukungnya pada Program Makan Bergizi Gratis di Pendopo Kementerian PU, Sabtu (22/3)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) akan bangun dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam pembangunan dapur beserta fasilitas pendukungnya pada Program Makan Bergizi Gratis antara Menteri PU Dody Hanggodo dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana di Pendopo Kementerian PU, Sabtu (22/3).  

Menteri Dody mengatakan, kesepakatan dan perjanjian ini merupakan sebuah langkah konkret wujud sinergi antar lembaga guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis, yang merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC/Quick Wins) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Baca juga : Meski Tekor 31 Triliun, APBN Sanggup BiayaiMakan Bergizi Gratis

"Kesepakatan dan perjanjian ini juga merupakan komitmen penuh Kementerian PU untuk turut menciptakan ekosistem pendukung pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah," kata  Dody. 

Kementerian PU mencatat 51 lahan milik Kementerian PU yang dipakai sebagai sekolah Yayasan Pendidikan Putra tersebar di seluruh Indonesia. Setelah dilakukan survei oleh Balai PU terpilih 9 lokasi yang masuk kriteria untuk pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu Provinsi Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. 

Adsense

"Pada tahap awal ini, pembangunan dapur dan fasilitas pendukungnya akan dilaksanakan di 3 lokasi sebagai pilot project yaitu Kebumen di Jawa Tengah, Banjar di Jawa Barat, dan Pasir Putih di Jambi," kata Menteri Dody. 

Baca juga : Dari 71 TriliunJadi 171 Triliun

Pembangunan infrastuktur untuk 3 dapur SPPG pertama akan didukung oleh tiga BUMN Karya, yaitu PT Adhi Karya (Persero), PT Hutama Karya (Persero) dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) dengan biaya pembangunan untuk satu unit dapur SPPG dibutuhkan sekitar Rp 4,5 miliar. 

Dukungan infrastruktur meliputi pembangunan  dapur, tempat parkir, akses masuk lokasi, jaringan air bersih, sanitasi, dan instalasi pengolah air limbah (IPAL), peralatan dapur dan kendaraan untuk distribusi. 

Sementara Kepala BGN, Dadan Hindayana menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Kementerian PU dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Baca juga : Bertemu Menteri PU, HIPMI Bahas Pembangunan Lumbung Pangan

Menurut Dadan, inisiasi yang telah dilakukan Kementerian PU dalam mendukungan Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi Indonesia 2045 guna menciptakan generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju. 

Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono mengatakan, setelah MoU dan PKS, dan proses perizinan selesai, konstruksi akan segera dimulai. 

"Direncanakan pembangunan dapur SPPG akan berlangsung selama kurang lebih selama empat bulan. Sehingga setelah selesai dibangun, dapur dapat segera dioperasikan oleh Badan Gizi Nasional pada tahun ini," kata Triono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense