RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian PKP terus mendorong penyediaan rumah layak huni berkualitas bagi masyarakat.
Kali ini, Kementerian PKP mengalokasikan 3.000 rumah subsidi untuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan P3K Penyuluh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
"Hari ini, saya bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji dan Wakil Menteri BKKBN membahas alokasi 3.000 rumah untuk penyuluh dan tim pendamping keluarga BKKBN," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usai Penandatanganan MoU terkait Penyediaan Rumah Subsidi dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kantor Kementerian PKP Jakarta, Rabu (14/5/2025)
Baca juga : Pertama Di RI, Pemerintah Siapkan 20 Ribu Rumah FLPP Untuk Pekerja Migran
Menteri dari Partai Gerindra ini mengatakan, rumah subsidi adalah program Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat mendapatkan akses rumah subsisi dengan harga terjangkau dan berkualitas.
"Ini bukti nyata negara hadir untuk semua. Doakan semoga semua lapisan masyarakat, termasuk TPK dan Tenaga Penyuluh BKKBN semakin mudah untuk memperoleh rumah dengan skema KPR FLPP," terangnya.
Eks anggota DPR RI ini berharap melalui alokasi rumah subsidi ini para pegawai BKKBN bisa memiliki rumah yang layak dengan memanfaatkan KPR FLPP yang angsurannya sangat terjangkau selama masa tenor KPR.
Baca juga : Khofifah Gandeng PKP Siapkan 20 Ribu Rumah Subsidi FLPP Untuk Warga Jatim
"Pemerintahan Prabowo juga telah meningkatkan kuota rumah subsidi dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah benar-benar hadir untuk membantu masyarakat untuk memiliki rumah layak huni. Ini saatnya rakyat punya rumah," katanya.
Sementara Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji mengaku, sangat mendukung Program 3 Juta Rumah.
Menurutnya, dengan memiliki rumah layak huni para pegawai BKKBN bisa lebih semangat bekerja untuk melayani masyarakat.
Baca juga : Bertemu Menteri Ara, Menteri PANRB Bahas Rumah Subsidi Untuk ASN
"Kami siap mensukseskan program 3 juta rumah dengan memberikan akses untuk pegawai BKKBN memiliki rumah FLPP ini," katanya.
Program rumah subsidi ini juga telah diberikan kepada para guru, buruh, tenaga migran Indonesia, pekerja media dan tenaga kesehatan. Mereka sudah menerima kunci rumah subsidi dari Kementerian PKP.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.