BREAKING NEWS
 

Jelang Kunjungan Presiden Macron, Menteri PU Matangkan Kesiapan Infrastruktur

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Senin, 26 Mei 2025 23:49 WIB
Menteri PU, Dody menggelar konferensi pers tentang persiapan kedatangan Presiden Prancis di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, pada Senin (26/5/2025

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan sejumlah hal strategis yang tengah menjadi fokus Kementerian PU, mulai dari persiapan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron, hingga dukungan terhadap program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto seperti Sekolah Rakyat (SR) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terkait kunjungan Presiden Prancis ke Indonesia pada akhir Mei ini, Menteri Dody mengungkapkan, bahwa salah satu lokasi yang akan dikunjungi adalah kawasan Candi Borobudur. 
Menurut Menteri Dody, Presiden Prabowo ingin menunjukkan ketinggian budaya bangsa Indonesia melalui destinasi bersejarah tersebut.

“Beberapa waktu lalu, saya telah meninjau kawasan Candi Borobudur untuk memastikan kesiapan infrastruktur di sekitar kawasan berfungsi dengan baik. Saya ingin memastikan akses jalan dapat dilalui dan penataan kawasan tertata dengan baik. Sedangkan untuk area situs candi itu sendiri, menjadi tanggung jawab Kementerian Kebudayaan melalui Injourney. Namun, Kementerian PU juga siap memberikan dukungan infrastruktur di dalam area kawasan Candi Borobudur apabila dibutuhkan," kata Menteri Dody saat menggelar konferensi pers tentang persiapan kedatangan Presiden Prancis  di Auditorium Kementerian PU, Jakarta,  pada Senin (26/5/2025)

Pada kesempatan sama, Anak buah AHY ini juga menerangkan mengenai progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) sebagai bentuk implementasi komitmen Presiden Prabowo dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. 

Baca juga : Pakai Dana CSR BUMN, Menteri PU Targetkan Dapur MBG Beroperasi Agustus

“Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan fisik Tahap 1 dan Tahap 2 di tahun 2025 sekitar Rp10,074 triliun. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 100 hingga 200 sekolah setiap tahunnya dengan harapan seluruh Kabupaten/ Kota memiliki minimal satu SR,” katanya.

Pembangunan SR dibagi dalam beberapa tahap. Untuk Tahap 1A, tersebar di 65 lokasi di 24 provinsi di seluruh Indonesia dengan target selesai pada Juli 2025. Sementara Tahap 1B mencakup sekitar 37 lokasi dengan target selesai paling lambat pada Agustus 2025. 

Adsense

“Pada tahap awal ini sifatnya sementara, dan masing-masing sekolah hanya menampung sekitar 50 siswa sesuai kebutuhan. Sementara itu Tahap 2 SR ditargetkan selesai pada 2026 dan memiliki kapasitas hingga 1.000 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA,” ungkapnya.

Menteri Dody juga menambahkan, untuk pembangunan SR Tahap 2 ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Daerah seperti misalnya lahan minimal 5-6 hektare, kemiringan tidak lebih dari 10 persen, tidak merupakan lahan sawah aktif dan lain-lain. 

Baca juga : Kepemimpinan Presiden Prabowo Beri Harapan Bagi Kalangan Aktivis

"Kementerian PU akan melakukan dukungan pembangunan fisiknya, begitu pula dengan Kemendikdasmen yang akan mendukung dari sisi pelajar dan pengajar, kemudian BGN juga akan mensupport dapur untuk MBG. Kami semua bekerja sama sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk mendukung kesuksesan program SR dengan Kementerian Sosial sebagai pengampunya," katanya.

Dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Menteri dari Partai Demokrat ini juga menyampaikan, bahwa Kementerian PU bekerja sama dengan BUMN Karya melalui program CSR untuk membangun tiga dapur prototipe MBG di Jambi, Kebumen, dan Banjar. Tiga BUMN Karya yang telah menyatakan komitmennya adalah Adhi Karya, Hutama Karya, dan PP.

“Dapur prototipe ini akan dilengkapi fasilitas sanitasi dan penyediaan air baku, serta ditargetkan beroperasi paling lambat Agustus 2025. Dapur prototipe yang telah dibangun ini nantinya akan menjadi acuan BGN untuk pengembangan dapur MBG di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menutup konferensi pers, Menteri Dody kembali menekankan, bahwa fokus utama Kementerian PU tetap berada pada upaya peningkatan sistem irigasi sebagai tulang punggung pencapaian swasembada pangan nasional. 

Baca juga : Raker Komisi V DPR, Menteri Ara Sampaikan Peta Jalan Program 3 Juta Rumah

“Kementerian PU berkomitmen untuk terus mendukung kesuksesan program prioritas nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Dan dari seluruh program strategis yang telah kami jalankan, dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense