BREAKING NEWS
 

Penuhi Target 100 Persen Kopdes

Menkop Dan Sri Sultan Kasih Sleman Jempol

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 16 Juni 2025 07:35 WIB
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi saat menyerahkan SK Badan Hukum Kopdes Merah Putih di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Minggu (15/6/2025). Foto: Instagram @Kemenkop).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah berhasil membentuk 100 persen Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata mendekatkan teknologi dan akses pembiayaan ke masyarakat desa.

“Saya apresiasi Sleman dan DIY karena jadi daerah pertama di Indonesia yang 100 persen membentuk Kopdes Merah Putih. Ini penting untuk mendekatkan digitalisasi dan modal ke warga desa,” kata Budi Arie saat menyerahkan SK Badan Hukum Kopdes Merah Putih di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Minggu (15/6/2025).

Baca juga : Bahlil Tunjukkan Sikap Berpihak Pada Rakyat

Per 15 Juni 2025, 404 koperasi di DIY telah berbadan hukum (92,24%) dan 390 di antaranya (89,04%) terdata di sistem online Kemenkop dan dashboard Kopdes Merah Putih. Angka ini merupakan yang tertinggi secara nasional.

Menkop Budi menegaskan, Kopdes Merah Putih tak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga penggerak wirausaha akar rumput. Ia bahkan membayangkan lahirnya jaringan koperasi nasional dari desa-desa.

Baca juga : Kemendikdasmen Pastikan Tak Ada Gangguan Server

“Bayangkan kalau antar Kopdes bisa saling tukar produk dan pasar sesuai potensi desanya. Ini bisa jadi jaringan besar dari akar rumput,” kata dia.

Setelah pembentukan badan hukum, menurutnya tahap selanjutnya yang krusial adalah operasionalisasi, pendampingan, dan pengembangan. Termasuk, mengelola potensi lokal dengan model bisnis tepat dan SDM profesional. “Jangan tergesa, tapi tetap prudent. Kita butuh SDM koperasi yang andal, bisa kelola manajemen, pemasaran, dan akses pembiayaan,” tegasnya.

Adsense

Baca juga : Deklarasi Paslon Independen Pilkada Pangkalpinang Meriah

Budi juga menyebut Kopdes bisa menjadi alat melawan praktik ekonomi predator seperti tengkulak, rentenir, hingga pinjol. “Kalau tengkulak punya uang, truk, gudang, Kopdes juga harus punya. Jangan sampai warga desa dikibulin terus,” sindirnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense