BREAKING NEWS
 

Indonesia Berduka, Direktur RS Indonesia Di Gaza Tewas Dalam Serangan Israel

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 3 Juli 2025 08:14 WIB
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Foto: Instagram @sugiono_56)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia berduka atas wafatnya Direktur RS Indonesia di Gaza, dr. Marwan Al Sultan beserta keluarganya pada tanggal 2 Juli 2025. 

Hal ini disampaikan Kementerian Luar Negeri RI melalui platform media sosial X, Kamis (3/7/2025).

 

Direktur RS Indonesia di Gaza, dr. Marwan Al Sultan beserta keluarganya pada tanggal 2 Juli 2025. (Foto: Instagram)


Mengutip Al Arabiya, dr. Marwan Al-Sultan tewas dalam serangan Israel di Tal Al-Hawa, barat daya Kota Gaza, Rabu (2/8/2025). Bersama istri, anak perempuan, dan menantu laki-lakinya. Sementara AFP memberitakan, jenazah dr. Marwan dibawa ke RS Al-Shifa di Kota Gaza. Wajahnya hampir tidak dapat dikenali.

Baca juga : Tantangan Baru Pengamanan Wilayah Udara Indonesia Di Era Siber Dan AI

“Indonesia mengapresiasi jasa, komitmen dan perjuangan beliau bagi kemanusiaan dan bagi perdamaian di Palestina,” tulis Kemlu RI.

Kemlu RI di bawah pimpinan Menteri Luar Negeri Sugiono juga memastikan, Indonesia terus memonitor dari dekat perkembangan RS Indonesia di Gaza. Serta menyerukan dihentikannya perang di wilayah tersebut. 

Adsense

“Indonesia kembali menyerukan dihentikannya kekejaman Israel dan dilakukannya gencatan senjata segera di Palestina,” cetus Kemlu RI.

RS Indonesia di Gaza yang berdiri sebagai simbol solidaritas dan dukungan rakyat Indonesia terhadap perjuangan Palestina, dibangun atas prakarsa MER-C (Medical Emergency Rescue Committee), organisasi kemanusiaan asal Indonesia.

Baca juga : Direktur RS Indonesia Di Gaza Tewas, Wamenlu Anis Matta Berduka

Dana pembangunan rumah sakit sepenuhnya berasal dari sumbangan rakyat Indonesia, baik secara individu, komunitas, organisasi, maupun institusi. Proses penggalangan dananya dimulai sejak tahun 2009, pasca agresi besar Israel ke Gaza.

Pembangunan RS Indonesia di Gaza dimulai pada 14 Mei 2011, di atas tanah wakaf seluas 16 ribu meter persegi yang diberikan Pemerintah Palestina di Beit Lahia, Gaza Utara.

9 Januari 2016, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meresmikan RS Indonesia di Gaza. Rumah sakit ini memiliki 100 tempat tidur bangsal, 4 ruang operasi, dan unit perawatan intensif dengan 10 tempat tidur.

RS Indonesia di Gaza menjadi garda depan dalam menangani korban serangan militer Israel. Dalam berbagai agresi, termasuk serangan besar pada 2021 dan 2023, rumah sakit ini menjadi tempat utama perawatan korban luka.

Baca juga : Hoki Indonesia Bidik Prestasi SEA Games Thailand

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense