Sebelumnya
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan konkret agar sektor swasta turut serta dalam menyediakan layanan pengasuhan anak bagi pekerja, khususnya perempuan.
“Dengan memasukkan Tamasya dalam indikator PROPER, dunia usaha kini memiliki insentif untuk berperan aktif dalam mendukung perempuan bekerja,” jelasnya.
Hingga saat ini, tercatat ada tujuh kementerian dan lembaga yang telah bergabung dalam program Tamasya. Yaitu, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kemendukbangga dan KLH/BPLH.
Baca juga : PPP Riau Dilanda Prahara
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang, sehingga target peningkatan TPAK perempuan menjadi 70 persen dalam beberapa tahun ke depan dapat terwujud.
“Anak-anak berhak mendapatkan pengasuhan yang baik dan perempuan juga berhak bekerja. Program ini hadir untuk menyeimbangkan,” terangnya.
Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, partisipasi pihaknya dalam program Tamasya merupakan bentuk komitmen lembaganya terhadap masa depan generasi muda dan pembangunan keluarga yang berkelanjutan.
Baca juga : Kejati Jakarta Pastikan Tak Pengaruhi Tuntutan
Menurutnya, sebanyak 6 ribu perusahaan yang mengikuti penilaian PROPER saat ini diwajibkan menerapkan prinsip-prinsip program Tamasya, sebagai salah satu komponen penilaian kinerja lingkungan dan sosial mereka.
“Dengan memasukkan Tamasya dalam PROPER, kami ingin memastikan, perusahaan turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah bagi keluarga,” ujar Hanif.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap, kerja sama antara KLH/BPLH dan Kemendukbangga dapat terus diperkuat melalui kolaborasi yang inklusif dan berbasis semangat gotong royong. [SLL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.