BREAKING NEWS
 

Beri Pelatihan Ke Guru, Wamen Fajar Ingatkan Hakikat Pembelajaran Mendalam

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 22 Juli 2025 15:54 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq. (Foto: Uhamka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq mengingatkan, tentang hakikat pendidikan kepada 500-an peserta luring pelatihan pembelajaran mendalam bagi kepala sekolah dan guru se-Jakarta di Universitas Prof Dr Hamka Jakarta, Senin (21/7/2025).

“Pembelajaran mendalam pada intinya adalah untuk memastikan murid-murid kita menjadi mamusia seutuhnya,” ujarnya Wamen Fajar.

Lebih lanjut, Wamen Fajar menekankan, pentingnya pencapaian delapan dimensi profil lulusan melalui pembelajaran mendalam. Fajar menyebutkan, ukuran dari suksesnya pembelajaran mendalam adalah lahirnya lulusan sekolah yang bercirikan; beriman dan bertaqwa (nilai spiritualitas), berkeadaban (citizenship), berpikir kritis, memiliki kreatifitas, semangat kemandirian, berjiwa kolaboratif, komunikatif dan sehat secara fisik serta mental.

Baca juga : Perpusnas Gelar Rangkaian Kegiatan Peringatan 2 Abad Perang Jawa

“Delapan dimensi ini adalah wujud dari Anak Indonesia Hebat hari ini,” terang Fajar.

Adsense

Wamen Fajar menekankan pentingnya delapan dimension di atas dengan melihat perkembangan zaman saat ini. Perkembangan dunia digital hadi ini menuntut adanya anak-anak Indonesia yang adaptif dengen segala perubahan, namun pada saat yang sama memiliki  nilai-nilai dasar yang membebaskan, memiliki nilai dan bertumpu pada identitas kemanusiaan universal. “Salah seorang pemikir besar Indonesia, Kuntowijoyo pernah menyebutkan bahwa hakekat pendidikan adalah Semangat untuk melakukan upaya  Transendensi, Liberasi dan Humanisasi,” jelas pria asli Sukabumi ini.

Lebih dari itu, Wamen Fajar juga menyoroti masalah kesehatan mental pada anak-anak di Indonesia. Merujuk pada Data Mental disorder ditemukan bahwa 2,6 juta (5.5 persen) dari total anak Indonesia usia 10-17 Tahun.  “Isu kesehatan mental juga harus menjadi perhatian Kepala Sekolah dan Guru. Salah Satu ciri anak Indonesia Hebat adalah sehat fisik dan sehat mental,” tegas Wamen Fajar

Baca juga : Sekjen: Ratusan Ribu Kader PSI Sudah Gunakan Hak Suara di Pemilihan Raya

Masalah kesehatan menjadi perhatian serius Wamen Fajar. Ia menjelaskan, saat ini kita menghadapi persoalan pendidikan yang berkailan dengan kesehatan dan perkembangan dunia digital. Khususnya dampak dari aktifitas digital yang tidak terkontrol membuat anak-anak kita mager stau Males Gerak.

“Saat ini kita menghadapi persoalan minim nutrisi dan minim interaksi.  Untuk itu, program pembelajaran mendalam dan pembentukan kebiasaan anak hebat selaras dengan program presiden Prabowo yakni makan bergizi gratis,“ pungkas Fajar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan ini bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka Jakarta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense