BREAKING NEWS
 

Titah Presiden, Menteri PKP Kebut Bangun 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 12 Agustus 2025 21:31 WIB
Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan 2.200 Unit Rumah di Papua Pegunungan, Selasa (12/8/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan mempercepat pembangunan 2.200 rumah subsidi di Papua Pegunungan, sesuai dengan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto harus dilakukan cepat, tepat dan komprehensif.

“Pelaksanaan harus komprehensif, tidak hanya teknis. Buat berita acara untuk dilaporkan kepada  Presiden,” kata Menteri PKP, Maruarar Sirait dalam Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan 2.200 Unit Rumah di Papua Pegunungan, Selasa (12/8/2025).

Baca juga : Tanam Jagung Bersama Warga, Menteri Desa Komit Bangun Papua

Menurutnya, Presiden Prabowo menginginkan pembangunan ini segera terealisasi dan selesai dalam waktu yang tidak lama. 

Adsense

“Benar dan cepat. Benar sesuai aturan, kebutuhan masyarakat, budaya setempat, dan tepat sasaran. Untuk itu, semua harus dipersiapkan,” ujarnya.

Baca juga : Pasar Properti Menggeliat, REI Banten Targetkan 15 Ribu Rumah Subsidi Per Tahun

Sebagai bagian dari persiapan, Bang Ara sapaan akrab Maruarar Sirait telah menugaskan tiga Direktur Jenderal Kementerian PKP untuk melakukan survei lapangan. Dirjen tersebut,  yakni Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur, Dirjen Perumahan Perdesaan Imran, dan Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Aziz Andriansyah.

Anggota DPR RI Periode 2014-2019 juga menekankan, pentingnya pengelolaan anggaran secara akuntabel. 

Baca juga : Bertemu Gubernur Pram, Menteri PKP Bahas Sosialisasi KUR Perumahan Di Jakarta

"Anggaran harus dijaga dengan baik, digunakan dengan benar, tepat sasaran, dan berkualitas. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat,"pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense