BREAKING NEWS
 

Dukung Asta Cita, ASN Kemenimipas Dibekali Kemampuan Diplomasi & Negosiasi

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Senin, 1 September 2025 18:59 WIB
ASN Kemenimipas ikuti pelatihan Diplomasi dan Negosiasi untuk wujudkan sinergi lintas kementerian dan lembaga. (Foto: Humas Imipas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) membekali jajarannya dengan kemampuan diplomasi dan negosiasi. Tujuannya untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam menghadapi tantangan kerja nasional maupun internasional. 

“Program kerja sama dipandang penting karena menjadi kunci dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” kata Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Kemenimipas, Sigit Setyawan, dalam keterangannya, kepada RM.id, Senin (1/9/2025).

Diketahui, dalam rangka membangun sinergi, terkini Kemenimipas menggelar kegiatan bertajuk "Diplomasi dan Negosiasi di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan" di Novotel Bogor pada 28-30 Agustus 2025.

Di acara ini, KemenImipas turut mengundang narasumber yakni Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan, Indra Rosandry; Koordinator Fungsi Kerja Sama Penegakan Hukum, Setyo Hardiyanto; dan Diplomat Ahli Pertama Ken Bagus S. Dharma untuk memberikan materi.

Baca juga : Resmikan Al Center Di Bali, Telkom Gaspol Transformasi Digital Nusantara

Saat pemaparan, Sigit menyampaikan komitmen sekaligus harapan Kemenimipas agar memiliki daya saing dengan dunia global. "Kegiatan ini akan memperkuat peran kelembagaan Kemenimipas sebagai institusi yang produktif, responsif dan berdaya saing global," semangatnya.

Sigit menegaskan Kemenimipas tidak dapat melangkah sendiri dalam mewujudkan program-program kerakyatan dan memerlukan sinergi dengan instansi lain untuk menyukseskan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Adsense

Dirincikannya, Kemenimipas juga mendorong suksesi program prioritas Presiden Prabowo lainnya. Seperti, makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, program 3 juta rumah, sekolah rakyat, hingga koperasi desa atau kelurahan Merah Putih.

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KemenImipas Asep Kurnia mengungkapkan perkembangan dunia dinamis dan kompleks, sehingga aparatur sipil negara (ASN) wajib memiliki kecakapan diplomasi dan negosiasi yang andal.

Baca juga : Dukung Pertumbuhan UMKM, Asuransi Sinar Mas Gelar Literasi Keuangan Di Batam

"Nilai profesional dan modern dalam core value PRIMA, menekankan perlunya pengembangan kompetensi pegawai dalam berbagai aspek untuk memberikan pelayanan yang lebih kolaboratif berstandar nasional, berkualitas prima, dan kenyamanan luar biasa," ujar Asep.

Asep menyebut pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan sinergi lintas kementerian serta lembaga, baik di dalam maupun luar negeri. 

Pun di acara ini, pihaknya juga menggandeng perwakilan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan; Kementerian Hukum; Kementerian Hak Asasi Manusia. Acara ini, diikuti oleh 70 peserta.

"Untuk mendorong profesionalisme pegawai di lingkungan KemenImipas dalam menjalin kerja sama strategis tingkat nasional dan internasional," tutur Asep.

Baca juga : Marulina Dewi: Jakarta Siap Jadi ASEAN Hub, Gubernur Perkuat Diplomasi Regional

Asep juga menambahkan aspek diplomasi dan negosiasi menjadi elemen yang dapat mewujudkan ASN profesional dalam komunikasi strategis dan modern dalam pengembangan jejaring kerja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense