BREAKING NEWS
 

Gelar Halal Indo 2025, Kemenperin Bidik RI Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 22 September 2025 15:27 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko S.A. Cahyanto. (Foto: Adit/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri halal di Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tren halal kini tidak lagi sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern yang merepresentasikan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produk.

“Prinsip halal hadir tidak hanya pada produk konsumsi, tetapi juga dalam rantai pasok, layanan, dan pola hidup sehari-hari. Ekosistem inilah yang memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing produk nasional di pasar global,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko S.A. Cahyanto dalam konferensi pers partisipasi Kemenperin pada Halal Indonesia International Industry Expo 2025 (Halal Indo 2025) di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Merujuk pada UU No. 59/2024 tentang RPJPN, salah satu arah kebijakan industri pengolahan adalah menjadikan Indonesia pusat industri halal dunia. Untuk mewujudkan hal itu, Pusat Industri Halal Kemenperin memiliki enam program utama, yakni penyusunan kebijakan teknis, penguatan infrastruktur, pengembangan SDM, fasilitasi, promosi dan kerja sama, serta pengawasan industri halal.

Baca juga : Inter Raih Kemenangan, Kiper Timnas Indonesia Gemilang

Eko menegaskan, Kemenperin berkomitmen memperkuat hilirisasi industri halal, memperluas ekspor, serta memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai nilai halal global. Salah satunya dengan berpartisipasi di Halal Indo 2025 yang akan digelar 25–28 September 2025 di ICE BSD, Tangerang.

Adsense

Tahun ini, Kemenperin mengusung tema Experience the Diversity of Indonesia’s Halal Industry: Shaping the Future of Global Halal Industry. Paviliun Kemenperin menempati area 1.224 m² dengan menghadirkan 128 pelaku industri dari berbagai sektor, mulai makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, tekstil, hingga kawasan industri halal.

Selain pameran, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif seperti workshop melukis tableware halal, mencanting batik halal, meracik parfum non-alkohol, make up class kosmetik halal, menghias bento cake, serta meracik jamu dan teh rempah.

Baca juga : Semarak Hari Santri 2025: Dari MBG, CKG, hingga Aksi Satu Santri Satu Pohon

Halal Indo 2025 juga akan menghadirkan penganugerahan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan, lembaga pemerintah, lembaga jasa keuangan, hingga individu yang berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional.

Tidak hanya itu, Kemenperin juga menghadirkan Industrial Festival 2025 sebagai wadah kolaborasi lintas sektor menampilkan inovasi, kreativitas, serta capaian industri nasional. Rangkaian acara akan diisi oleh Inspiring Lecture dari Menteri Perindustrian, kuliah umum bersama Wakil Menteri Perindustrian, hingga talkshow tentang gaya hidup halal.

“Partisipasi Kemenperin dalam Halal Indo 2025 menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kekuatan industri halal nasional sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi global,” tegas Eko.

Baca juga : Gandeng Industri Otomotif, Kemenperin Olah Limbah Sawit Jadi Energi Baru

Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung mengatakan, Halal Indo 2025 hadir untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia dari hulu ke hilir. “Halal Indo bukan sekadar pameran produk, tetapi tentang membangun ekosistem halal yang kuat dan terintegrasi. Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense