BREAKING NEWS
 

Bos Danantara: Freeport Sepakati Divestasi 12 Persen Saham Ke Indonesia

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 30 September 2025 18:31 WIB
Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Instagram Rosan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Freeport-McMoRan resmi menyetujui divestasi saham sebesar 12 persen kepada Indonesia tanpa dipungut biaya.

Kesepakatan ini disampaikan langsung oleh CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Indonesia (Danantara Indonesia), Rosan Roeslani, setelah bertemu jajaran pimpinan Freeport di Amerika Serikat.

“Mereka sudah setuju untuk 12 persen,” kata Rosan saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Baca juga : KPK Sita Aset Lagi Di Kasus Pemerasan RPTKA Kemnaker

Rosan menuturkan, Indonesia semula hanya menargetkan pelepasan saham sebesar 10 persen. Namun, melalui negosiasi dengan Chairman Freeport-McMoRan Richard Adkerson dan CEO Kathleen Quirk, Indonesia berhasil mendapatkan tambahan 2 persen. “Dan mereka sudah menyetujui untuk memberikan saham 12 persen, free of charge (gratis),” ujarnya.

Adsense

Selain divestasi, Freeport juga menyetujui pembangunan dua universitas dan dua rumah sakit di Papua, dekat wilayah operasional perusahaan. Fasilitas itu diharapkan meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, termasuk ketersediaan tenaga medis.

“Dua rumah sakit dan dua universitas akan dibangun di sana, di Papua,” kata Rosan.

Baca juga : UTA'45 Jakarta Gelar Career Expo 2025 dengan Deretan Perusahaan Besar

Divestasi saham Freeport menjadi salah satu syarat perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi yang akan berakhir pada 2041. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 195B ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Regulasi itu mengharuskan adanya perjanjian jual beli saham baru yang tidak dapat terdilusi, minimal 10 persen dari total kepemilikan saham, kepada badan usaha milik negara (BUMN).

Dengan tambahan 12 persen saham ini, posisi kepemilikan Indonesia di Freeport akan semakin kuat. Pemerintah menilai langkah ini bukan hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memperkuat posisi strategis dalam pengelolaan sumber daya alam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense