Dark/Light Mode

Harga BBM Dan Pangan Turun, Jakarta Alami Deflasi 0,05 Persen Pada Agustus 2025

Selasa, 2 September 2025 10:43 WIB
Pemotor membeli BBM di SPBU Fatmawati, Jakarta Selatan. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Pemotor membeli BBM di SPBU Fatmawati, Jakarta Selatan. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta mencatat deflasi sebesar -0,05% (mtm) pada Agustus 2025, setelah pada Juli 2025 mengalami inflasi sebesar 0,11 % (mtm).

Kepala Perwakilan Bank Indonedia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan menjelaskan, deflasi terutama berasal dari penurunan harga kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau; sementara inflasi pada kelompok Pendidikan serta Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran mena han deflasi lebih lanjut. 

"Dengan perkembangan tersebut, inflasi Jakarta secara tahunan tercatat sebesar 2,16% (yoy), lebih rendah dibandingkan nasional 2,31% (yoy) serta tetap terjaga dalam rentang sasaran inflasi 2,5+ 1 % (yoy)," ujar Iwan dalam keterangannya, Selasa (2/9/2025).

Baca juga : Stok Pangan Jakarta Banyak, Cukup Sampai Akhir Oktober 2025

Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami deflasi sebesar -0,69 % (mtm), setelah bulan sebelumnya tercatat inflasi sebesar 0,36% (mtm). Penurunan harga terutama terjadi pada komoditas hortikultura seperti tomat, cabe rawit, dan cabe merah seiring pasokan yang stabil di tengah cuaca kondusif. Harga bawang putih juga turun mengi kuti tren penurunan harga internasional sejak April 2025, sementara tercukupinya pasokan daging ayam ras dari sentra produ ksi turut memperkuat deflasi. 

Namun, penurunan harga lebih lanjut tertahan oleh kenaikan harga bawang merah akibat keterlambatan masa tanam. Selain itu, kenaikan harga jual eceran Sigaret Putih Mesin (SPM) juga turut mena han penurunan lebih lanjut pada kelompok ini.

"Komoditas lain yang berkontribusi pada deflasi adalah bensin, sejalan dengan penurunan harga BBM non-subsidi per 1 Apustus 2025," tambahnya.

Baca juga : Mardiono Hadir Di Mukerwil Jakarta, Matangkan Persiapan Menuju Pemilu 2029

Meski demikian, normalisasi tarif tol dan angkutan laut pasca berakhirnya insentif transportasi pada musim liburan sekolah, menahan penurunan harga lebih lanjut sehinpga kelompok Transportasi tercatat stabil pada Agustus 2025.

Di sisi lain, kelompok Pendidikan mencatat inflasi 0,96% (mtm), lebih tinggi dibandingkan Juli sebesar 0,31% (mtm), seiring penyesuaian biaya sekolah dasar dan menengah pada awal tahun ajaran baru. Lebih lanjut, kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman mengalami inflasi sebesar 0,20% (mtm), terutama didorong kenaikan harga menu seperti soto dan sop.

Kondisi harga yang tetap terjaga pada Agustus 2025 tidak terlepas dari koordinasi dan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta. SeIama periode laporan, TPID bersama BUMD pangan menyelenggarakan pasar murah dan program pangan bersubsidi guna menjaga keterjangkauan harga. Peran BUMD pangan juga diwujudkan melalui distribusi rutin menggunakan armada truk, serta penguatan kerja sama antar daerah dengan penandatanganan MoU antara Perumda Dharma Jaya dan PT Karmi nah Sejahtera Abadi di Blitar.

Baca juga : Tabungan Pelajar Tembus Rp 1,7 Triliun, Bank Jakarta Sabet Penghargaan KEJAR Award 2025

Upaya tersebut dilengkapi dengan pengembangan urban farming melalui bimbingan teknis, bantuan sarana produksi, serta gerakan menanam dan panen bersama. SeIain itu, koordinasi rutin setiap Kamis oleh Tim Teknis TPID terus dilakukan guna memantau perkembangan harga serta memasti kan pasokan tetap terjaga.

Ke depan, sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank lndonesia serta seluruh Stakeholders yang tergabung dalam TPID Provinsi DKI Jakarta akan terus diperkuat untuk memastikan strategi 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjanpkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif), termasuk melalui Gerakan Nasional Penpendalian Inflasi Panpan (GNPIP). Dengan berbagai upaya tersebut, inflasi Jakarta pada 2025 diharapkan tetap terjaga dalam sasaran 2,5+1% (yoy).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.