BREAKING NEWS
 

Ada Data Harian & Mingguan

Menkes: Pelaporan Data Keracunan MBG Mau Dibikin Seperti Zaman Covid

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 2 Oktober 2025 17:17 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin (BGS) dalam Konferensi Pers Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Pada Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) menegaskan, pelaporan data terkait kasus keracunan dalam program makan bergizi gratis (MBG) harus terstandar. Terkait hal tersebut, pemerintah akan menggunakan sistem seperti pelaporan data Covid-19, untuk melaporkan data keracunan MBG.

"Teringat ini, seperti teringat Covid dulu. Tadi, yang kita bicarakan, khususnya dari pengawasan adalah kita ingin melakukan standardisasi laporan dan angka-angka," ujar BGS dalam Konferensi Pers Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Pada Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Dia bilang, pemerintah sudah setuju menggunakan sistem pelaporan yang sekarang sudah terjalin untuk keracunan pangan, dari Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan Kementerian Kesehatan. 

Baca juga : BGN Ungkap Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan Di SPPG Polri

"Setiap hari ada, setiap minggu ada. Nanti, angkanya akan dikonsolidasikan bersama antara Kemenkes dan Badan Gizi Nasional (BGN)," jelas BGS.

Adsense

Dia berharap, Badan Komunikasi Pemerintah dapat terlibat dalam sistem pelaporan kasus keracunan MBG.

"Kalau perlu misalnya ada update harian, atau mingguan, atau bulanan yang seperti dulu kita lakukan pada saat Covid, itu bisa kita lakukan," cetus BGS.

Baca juga : Istana Mohon Maaf Banyak Siswa Keracunan MBG, Janji Segera Sempurnakan Program

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah terus berupaya memastikan program MBG berjalan aman, layak sesuai SOP, dan tepat sasaran.

Menurutnya, MBG adalah hak dasar warga negara dalam memenuhi asupan gizi yang layak, agar menjadi generasi unggul di masa yang akan datang. 

"Karena ini program besar dan memberikan dampak yang luas, tantangannya juga tidak ringan. Pasti ada tantangan dan kekurangan, tapi komitmen pemerintah jelas untuk respons cepat. Instruksi Bapak Presiden tegas: perbaiki sistem perkuat tata kelola MBG secara menyeluruh," papar BGS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense