Dark/Light Mode

Istana Mohon Maaf Banyak Siswa Keracunan MBG, Janji Segera Sempurnakan Program

Jumat, 19 September 2025 17:37 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Tedy O Kroen/RM)
Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pihak Istana menyampaikan permohonan maaf atas banyaknya kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Pemerintah memastikan, akan melakukan evaluasi atas peristiwa ini.

“Atas nama Pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional (BGN), kami menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kasus ini. Tentu saja hal tersebut bukan sesuatu yang kita harapkan, apalagi disengaja," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025). 

Dia menerangkan, Pemerintah telah berkoordinasi dengan BGN dan Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. "Tentu juga harus dilakukan upaya evaluasi termasuk mitigasi perbaikan supaya masalah-masalah seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya. 

Baca juga : Stabilitas Harga Kedelai Terjaga, Perajin Tempe Siap Dukung Program MBG

Mengenai dugaan titik penyaluran maupun dapur penyedia makanan fiktif, Mensesneg menegaskan, hal tersebut akan segera dicek bersama BGN. Termasuk menampung usulan agar MBG diganti dengan bantuan uang tunai kepada orang tua siswa.

Mensesneg mengakui, masih ada catatan dan ruang perbaikan. Pemerintah pun akan segera melakukan evaluasi.

"Pemerintah akan terus berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyempurnakan pelaksanaan program MBG ini,” pungkasnya.

Baca juga : KPK Kantongi Calon Tersangka Kasus Haji, Segera Diumumkan

Dalam sepekan terakhir, memang banyak kasus dugaan keracunan MBG. Di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, ratusan pelajar keracunan usai menyantap menu MBG di sekolah pada Rabu (17/9/2025). Data dari RS Trikora Salakan hingga Kamis (18/9/2025), jumlah korban mencapai 251 pelajar. 

Di Maluku, belasan siswa SD Negeri 19 Kota Tual diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG yang disediakan di sekolah tersebut, Kamis (18/9/2025). Merek mengalami mual, pusing, dan sakit kepala usai menyantap hidangan yang disediakan.

Kemudian, sebanyak 194 pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.