Sebelumnya
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel Muhidin mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat lebih waspada terhadap peredaran narkoba di lingkungannya. “Berikan informasi kepada kami, siapa bandarnya. Bandarnya yang kita bersihkan dulu,” tegasnya.
Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Kalsel Warhamni mengapresiasi langkah Mendes dan Pemprov Kalsel menggelar deklarasi ini. Dia menilai, program Desa Bersinar menjadi langkah penting mempersempit ruang gerak bandar dan pengguna hingga ke pelosok.
Baca juga : OSO Tegaskan Membangun Indonesia Harus Dari Daerah
“Artinya, tanggung jawab ini bukan hanya di tangan Polri dan BNN, tapi juga seluruh elemen Pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat dan ulama,” ujarnya.
Warhamni menambahkan, tokoh agama dapat turut menyuarakan kampanye bahaya narkoba melalui mimbar kajian dan khutbah Jumat. Termasuk penyalahgunaan lem yang sering menjadi pintu awal bagi remaja. Menurutnya, pencegahan sejak dini di sekolah dan pesantren juga penting untuk membangun kesadaran bahaya narkoba dari sisi agama, kesehatan dan sosial.
Baca juga : Demi Kemandirian Pangan Nasional, Gerindra Dorong Anak Muda Menjadi Petani
“Tujuannya, menciptakan masyarakat yang aman, tertib dan kondusif, sejalan dengan arahan Presiden memberantas narkoba hingga ke akar,” pungkasnya. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 5 November 2025 dengan judul "Mendes Deklarasi Desa Bersinar Kobarkan Indonesia Yang Sehat, Bersih Dan Berdaulat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.