BREAKING NEWS
 

Siapkan 80 Ribu Kuota

Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional Batch 2 Awal November 2025

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 4 November 2025 14:45 WIB
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto. (Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah meluncurkan Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch 1 pada 20 Oktober 2025 lalu dengan kuota 20 ribu peserta, Pemerintah kembali membuka Batch 2 mulai awal November 2025 dengan target kuota 80 ribu peserta.

Transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja merupakan fase penting yang harus difasilitasi dengan baik agar tidak terjadi kesenjangan antara keterampilan dan kesempatan kerja. Program Pemagangan Nasional diselenggarakan sebagai bagian dari program prioritas nasional sekaligus wujud kepedulian Pemerintah terhadap generasi muda. Melalui program ini, lulusan baru perguruan tinggi memiliki kesempatan nyata untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung sekaligus meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja.

Baca juga : Harapan Anak Muda: Program Magang Nasional Inisiasi Prabowo Terus Berlanjut

“Pemerintah berharap, peserta magang tidak hanya mendapatkan keterampilan dan pengalaman kerja, tetapi juga belajar tentang disiplin kerja serta perubahan budaya dari dunia belajar ke dunia bekerja,” ungkap Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, di Jakarta, Sabtu (1/11/2025)

Adsense

Dilansir dari situs resmi Maganghub Kemnaker, rangkaian proses program pemagangan batch kedua dimulai dengan pendaftaran perusahaan dan usulan program pada 24 Oktober–5 November 2025. Selanjutnya, pendaftaran peserta dibuka pada 6–12 November 2025, diikuti seleksi dan pengumuman peserta pada 12–20 November 2025. Program pemagangan nasional batch 2 akan dilaksanakan mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026.

Baca juga : Pemerintah Daerah Siap Sukseskan Pelaksanaan TKA November 2025

Selama mengikuti program, peserta magang akan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang disalurkan langsung tanpa potongan. Selain itu, peserta juga mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Program ini dilaksanakan pada perusahaan, instansi pemerintah, dan/atau lembaga negara independen yang memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan pemagangan. Hingga 31 Oktober 2025, tercatat 1.942 perusahaan dan instansi telah mendaftar di situs Maganghub. Melalui program ini, perusahaan dapat membina langsung para lulusan perguruan tinggi agar siap bekerja sesuai kebutuhan industri sekaligus menyaring calon tenaga kerja potensial.

Baca juga : Pemerintah Buka Program Magang Batch 2, Target Serap 80 Ribu Peserta

“Sebagai bagian dari program Paket Ekonomi yang diluncurkan Pemerintah, program ini mendapat respons sangat baik. Diharapkan, program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Haryo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense