BREAKING NEWS
 

Menkum Supratman Usul Pertemuan Khusus ASEAN–Jepang Bahas Royalti Musik Dan AI

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 15 November 2025 11:49 WIB
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menghadiri Pertemuan Menteri Hukum ASEAN–Jepang di Manila, Sabtu (15/11/2025). Foto: Kemenkum.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan Pertama Menteri Hukum ASEAN–Jepang digelar di Manila, Sabtu (15/11/2025). Dalam forum tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengusulkan adanya pertemuan khusus untuk membahas isu royalti musik dan konten media yang dihasilkan platform artificial intelligence (AI).

Supratman menilai, perkembangan AI yang kian pesat harus diimbangi dengan kejelasan aturan mengenai hak cipta. Ia mengusulkan ASEAN dan Jepang menggelar workshop yang secara spesifik membahas tata kelola kekayaan intelektual, terutama royalti dari karya musik dan konten yang diproduksi oleh platform AI global.

Baca juga : BI Siap Bahas Redenomasi Rupiah Dengan DPR

“Indonesia mengusulkan workshop yang membahas kekayaan intelektual terkait royalti dari musik dan konten media oleh artificial intelligence platform global,” kata Supratman dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025). 

Adsense

Usulan tersebut juga selaras dengan langkah Indonesia yang tengah mengajukan Indonesia Proposal mengenai skema royalti untuk dibahas pada sidang Standing Committee on Copyright and Related Rights (SCCR) di kantor WIPO, Jenewa, pada Desember 2025.

Baca juga : Menkum Siap Benahi Sistem Royalti Musik

Di luar isu royalti, Supratman menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi ASEAN–Jepang dalam penyusunan kerangka hukum di bidang perdata dan komersial. Menurutnya, kerja sama yang kuat akan membantu kawasan menjawab tantangan hukum modern.

Pertemuan ini juga membahas sejumlah program yang diusulkan Jepang, seperti pengembangan kerja di bawah Rencana Kerja ASEAN–Jepang di Bidang Hukum dan Keadilan, penguatan sistem peradilan pidana, hingga seminar kekayaan intelektual. Menteri Kehakiman Jepang Hiroshi Hiraguchi menyebut program tersebut penting untuk menjawab prioritas hukum bersama di kawasan.

Baca juga : Menteri ESDM Dan Dirut Pertamina Tinjau Lapangan Sumur Rakyat Musi Banyuasin

Selain Indonesia, negara-negara anggota ASEAN lainnya turut menyampaikan pandangan dan mendukung implementasi Rencana Kerja ASEAN–Jepang agar berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi penguatan sistem hukum kawasan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense