Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menpora Erick Sederhanakan Regulasi, 191 Permen Dipangkas Jadi 20 Saja
Selasa, 23 September 2025 15:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melakukan gebrakan. Sebanyak 191 peraturan menteri (Permen) sejak 2009 bakal dipangkas habis, disederhanakan jadi maksimal 20 saja. Termasuk, mencabut Permenpora No 14/2024 yang sempat bikin heboh dan banyak ditentang stakeholder olahraga Indonesia.
Erick menegaskan, dirinya ingin kerja di Kemenpora berjalan efisien dan efektif. Birokrasi harus sesuai dengan ekspektasi Presiden: mengayomi, melayani, dan memastikan tujuan tercapai.
Baca juga : Menpora Erick Thohir Dapat Izin FIFA untuk Tetap Jadi Ketum PSSI
"Salah satu terobosan adalah deregulasi. Ada 191 peraturan menteri akan kita kurangi sebanyak mungkin, kalau bisa di bawah 20 saja. Ini untuk mempermudah kerjasama dengan stakeholder dan pemuda di bawah Kemenpora," kata Erick, kepada media, di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Erick menjelaskan, pihaknya juga akan mencabut Permenpora No. 14 tahun 2024 tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi. Kata Erick, keputusan itu diambil setelah mendengar masukan dari para pemangku kepentingan olahraga dan berdiskusi dengan banyak ahli hukum, baik nasional maupun internasional.
Baca juga : Senayan Minta Pemerintah Terbitkan Regulasi Mudahkan Pendirian Tempat Ibadah
"Langkah deregulasi ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang digalakkan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ekosistem olahraga lebih dinamis, inklusif, dan berdaya saing global," paparnya.
Dengan pencabutan ini, Kemenpora menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan organisasi olahraga dan memastikan kebijakan yang diterapkan bersifat mendukung dan tidak membatasi.
Baca juga : Menteri PKP Gandeng 3 Ribu Ekosistem, Sosialisasi KUR Perumahan Di Jawa Barat
"Kebijakan deregulasi ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap aspirasi pelaku olahraga. Artinya, kami bersinergi untuk bersama membangun prestasi," ungkapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya