BREAKING NEWS
 

Prabowo Gas Satu Data & Koperasi Merah Putih, Rieke: Sesuai Jejak Pendiri Bangsa

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 26 November 2025 21:14 WIB
Foto: Kemenkop.

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Arsip Nasional yang juga Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang paham betul arti sejarah.

Menurutnya, Prabowo bukan tipe pemimpin yang memunggungi masa lalu, tapi justru melanjutkan jejak konstitusional para pendiri bangsa.

“Di bawah kepemimpinannya, arsip bukan lagi kertas usang yang bisu. Arsip justru jadi nadi perumusan kebijakan pusat sampai daerah,” kata Rieke dalam acara Jejak Pendiri Bangsa 1947–1969, di kantor Bappenas, Rabu (26/11/2025). 

Acara ini merupakan kolaborasi Kemenkop, Bappenas, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang digelar di kantor Kementerian PPN/Bappenas

Rieke yakin, Prabowo akan meneruskan rancangan besar negara yang sudah diletakkan para pendiri bangsa, terutama Dr. Soemitro Djoyohadikusumo.

Rieke bilang, zaman boleh berubah, teknologi boleh makin canggih, tapi arah pembangunan tak boleh lepas dari akar sejarah.

Baca juga : Wamenkop: Penguatan SDM Kopdes Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

“Saya yakin Presiden Prabowo akan mengarahkan bangsa ini untuk tidak memunggungi sejarah,” tuturnya. 

Menurut Rieke, Prabowo justru mengembalikan bangsa ini ke rel sejarah untuk menemukan jati diri, yang terekam dalam arsip mengenai strategi para pendiri bangsa mempertahankan Indonesia merdeka dan berdaulat.

“Saya yakin Presiden Prabowo punya perspektif yang sejalan dengan para pendiri bangsa: data dasar negara bukan cuma deret angka administratif,” tegasnya.

Rieke juga percaya Prabowo, dengan jiwa prajuritnya, sangat paham arti strategis Satu Data Indonesia sebagai data pertahanan dan keamanan rakyat semesta.

Adsense

Bahkan, ia yakin Prabowo akan menugaskan Bappenas dan BRIN berkolaborasi dengan Kemendagri, Kemendes PDTT, hingga TNI, bersama seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sampai desa. Targetnya jelas: melahirkan Satu Data Indonesia untuk kedaulatan, pertahanan, dan keamanan nasional.

“Terima kasih kepada Bappenas, Kemenkop, dan ANRI yang jadi motor acara ini. Hari ini kita menghimpun jejaring kolektif, gandengan tangan di bawah kepemimpinan nasional Presiden Prabowo Subianto demi Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” kata Rieke.

Baca juga : Kemenkop Dorong Keberlanjutan Kopdes Merah Putih Di Sulawesi Selatan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai pertemuan ini membawa kita menelusuri jejak pendiri bangsa periode 1947–1969, saat arah pembangunan nasional mulai dirumuskan berdasarkan nilai kolektif dan kebutuhan memperkuat kemandirian rakyat.

“Waktu itu, koperasi bukan pilihan teknis. Itu keputusan ideologis, menempatkan rakyat sebagai pemilik dan pelaku utama ekonomi,” ujar Ferry.

Ia bilang bangsa ini kini kembali ke jalur yang dicita-citakan pendiri bangsa, dari HOS Cokroaminoto, Bung Hatta, Margono Djojohadikusumo, sampai Soemitro Djoyohadikusumo.

Buktinya, program pembentukan lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo. Program ini menyasar seluruh desa se-Indonesia.

Ferry menegaskan, di era Satu Data Indonesia, nilai koperasi justru makin relevan. Banyak daerah masih menghadapi persoalan ekonomi, sehingga butuh organisasi ekonomi yang demokratis, profesional, transparan, dan berbasis teknologi.

Di tempat yang sama, Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy menyebut saat ini adalah momen kebangkitan koperasi.

Baca juga : Herman Khaeron: Anggarannya Masih Wajar Dan Rasional

“Koperasi pernah berjaya, pernah terpuruk, dan sekarang saatnya bangkit lagi,” katanya.

Arsip Nasional, menurutnya, punya peran penting meluruskan pemahaman yang keliru. “Sejarah berulang-ulang. Lewat arsip, kita tahu ke mana tujuan kita. Dan sekarang arahnya sudah jelas,” tambahnya.

Sementara Kepala ANRI Mego Pinandito menegaskan kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan pembelajaran untuk meneguhkan pondasi pembangunan nasional berbasis data.

"Termasuk memperkuat Kopdes Merah Putih sebagai peneguhan ekonomi kerakyatan,” ujar Mego.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense