Dark/Light Mode

AgenBRILink Dorong Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 11 November 2025 22:40 WIB
BRI terus memperkuat peran Kopdes Merah sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui jaringan AgenBRILink. (Foto: Dok. BRI)
BRI terus memperkuat peran Kopdes Merah sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui jaringan AgenBRILink. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui jaringan AgenBRILink yang menjangkau hingga wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Sinergi ini membuat AgenBRILink menjadi penghubung penting dalam memperluas akses layanan keuangan dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di level grassroot.

Sejak diluncurkan, kehadiran AgenBRILink di lingkungan KDKMP memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan mudah.

Melalui kemitraan dengan BRI, koperasi mampu menciptakan efek ekonomi berbagi (sharing economy) yang mendorong pertumbuhan transaksi keuangan dan kegiatan usaha produktif di tingkat komunitas.

Baca juga : Pelatihan Kompetensi SDM Pendamping Kopdes Merah Putih Capai 61 Persen

Program ini juga berkontribusi dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan, bahwa peluncuran KDKMP oleh Presiden Prabowo membawa misi besar untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan daya beli warga sekitar, membuka lapangan kerja, serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Adapun, upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita Ketiga Pemerintah, yakni memperkuat perekonomian nasional berbasis kemandirian desa.

“Kami mendukung KDKMP dengan menghadirkan akses layanan keuangan yang benar-benar dekat dengan masyarakat. Melalui AgenBRILink, masyarakat dapat bertransaksi, menabung, hingga mengembangkan usaha melalui fasilitas pinjaman," ujar Hery dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

Baca juga : BNI Dorong UMKM Naik Kelas, Lahirkan Pahlawan Ekonomi dari Ngawi

Hery menambahkan, BRI meyakini KDMP akan menjadi tonggak penguatan ekosistem ekonomi desa berbasis kerakyatan dan gotong royong.

Lebih lanjut, guna mendukung ekosistem KDMP, BRI pun mengoptimalkan jaringan AgenBRILink yang telah menjangkau sebagian besar wilayah Indonesia,

Melalui jaringan ini, koperasi dapat melayani berbagai transaksi keuangan, seperti setor dan tarik tunai, top-up, pembayaran tagihan, hingga cicilan.

Keberadaan AgenBRILink membuat layanan keuangan menjadi lebih mudah dijangkau dan inklusif. Sebagaimana diketahui, hingga September 2025, BRI yang memiliki sekitar 1,2 juta AgenBRILink di seluruh Indonesia mampu menjangkau 66.648 desa, atau setara dengan 80 persen dari total desa di Tanah Air.

Baca juga : Kadin Pastikan Sektor Pelayaran Jadi Urat Nadi Perekonomian Nasional

Pada periode yang sama, AgenBRILink juga telah memfasilitasi 826 juta transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.294 triliun, yang semakin mempertegas perannya sebagai penggerak aktivitas keuangan masyarakat di level grassroot.

Tak hanya melayani kebutuhan transaksi harian, AgenBRILink juga menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan layanan simpanan dan pembiayaan BRI.

Melalui layanan referral, para agen dapat membantu calon nasabah dalam proses pembukaan rekening baru (seperti Tabungan BSA) hingga pengajuan pinjaman usaha. Jaringan yang luas ini akhirnya menjadi tulang punggung distribusi layanan keuangan BRI hingga ke pelosok negeri.

Kini, AgenBRILink telah berkembang menjadi simpul social commerce yang melayani transaksi keuangan serta mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat desa secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.