BREAKING NEWS
 

Kemenag Luncurkan Kampung Zakat di Karawang, Fokus Angkat Ekonomi Umat

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 7 Desember 2025 19:16 WIB
Peluncuran Kampung Zakat di Karawang, Jawa Barat. (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Ditjen Bimas Islam, resmi meluncurkan Program Kampung Zakat 2025 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Program ini menegaskan komitmen pemerintah memperkuat pemberdayaan ekonomi umat dan mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha mandiri.

Peresmian dipusatkan di Aula Masjid Assyuhada Cikampek dan mencakup dua desa sasaran: Desa Cikampek Timur (Kecamatan Cikampek) dan Desa Tanjungbungin (Kecamatan Pakisjaya). Keduanya dipilih sebagai model pemberdayaan karena memiliki rekam jejak baik dalam stabilitas penghimpunan zakat, pembinaan UMKM keumatan, serta tingginya partisipasi masyarakat dalam program sosial-keagamaan.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Waryono Abdul Ghafur, menegaskan bahwa pengembangan Kampung Zakat tidak hanya berorientasi penyaluran bantuan, tetapi menciptakan lompatan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kemenag ingin memastikan bahwa zakat benar-benar mengangkat harkat mustahik. Fokus kita adalah pemberdayaan ekonomi dan transformasi mustahik menjadi muzakki melalui skema usaha produktif,” ujar Waryono.

UMKM Jadi Fokus Utama

Baca juga : Kementerian UMKM Hadirkan Layanan Pelindungan & Pemulihan Ekonomi UMKM Di Sumut

Peluncuran Kampung Zakat 2025 ditandai dengan penyerahan bantuan simbolis untuk penguatan ekonomi warga, meliputi:

Skema modal usaha ini dirancang menciptakan pendapatan berkelanjutan bagi mustahik agar dapat membangun usaha mikro dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Model Pemberdayaan Berbasis Zakat

Kepala Kemenag Kabupaten Karawang, Sopian, menyebut potensi zakat di wilayahnya mencapai Rp 12 miliar, dengan realisasi penghimpunan hingga Desember 2025 mencapai Rp 8 miliar.

Adsense

Ia menjelaskan, kedua desa dipilih karena keberhasilan dalam pengembangan UMKM mustahik, stabilitas penghimpunan zakat, dan konsistensi menjalankan program sosial seperti bantuan rutilahu, modal usaha, dan beasiswa.

Baca juga : BACenter Dorong Koperasi Jadi Sokoguru Ekonomi Rakyat

“Karawang siap menjadi proyek percontohan pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat. Target jangka panjangnya, Karawang berkembang menjadi ‘Kota Wakaf’,” ungkap Sopian.

Potensi Zakat Jabar Rp 21 T

Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Jawa Barat menegaskan bahwa potensi zakat provinsi mencapai Rp 21 triliun, namun baru sekitar 33 persen yang berhasil dihimpun.

Ia berharap, Program Kampung Zakat Karawang menjadi lokomotif percepatan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui profesionalisme pengelolaan zakat di tingkat lokal.

“Kampung Zakat harus menjadi motor penggerak ekonomi umat. Dengan tata kelola yang profesional, potensi zakat dapat dioptimalkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kolaborasi Jadi Penentu

Baca juga : Pertagas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Aceh & Sumatera

Peluncuran ini melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Karawang, Kemenag Karawang, DKM/UPZ Assyuhada, BAZNAS Karawang, Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Karawang, ATR/BPN, dan BWI.

Ketua DKM/UPZ Assyuhada menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dan berharap sinergi ini terus berlanjut agar dampak pemberdayaan ekonomi makin kuat dan luas.

Transformasi Ekonomi Umat dari Kampung

Melalui Program Kampung Zakat 2025, Kemenag RI menegaskan zakat sebagai instrumen strategis peningkatan kesejahteraan umat. Karawang diposisikan sebagai model implementasi pemberdayaan berbasis zakat yang tidak sekadar memberi bantuan sesaat, tetapi membangun kemandirian ekonomi melalui penguatan UMKM dan pengembangan potensi lokal.

Kemenag berharap model ini dapat direplikasi ke lebih banyak daerah di Indonesia sebagai bagian dari visi besar pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan umat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense